Iklan Header 728 x 90 px

Iklan Banner 1 728 x 90 px

Pemprov Plin-Plan, Klaim Sepihak Merajalela

KLAIM: Edi Gunawan menunjukkan sertifikat.

KLAIM: Edi Gunawan menunjukkan sertifikat.

KASUS sengketa kepemilikan lahan Taman BMW di Jakarta Utara terus berlanjut. Tidak tegasnya Pemprov DKI Jakarta serta status hukum lahan yang belum ada kepastian membuat sejumlah pihak yang mengklaim kepemilikan lahan terus bertambah. Kali ini, seorang pria bernama Edi Gunawan mengaku memiliki ser tifikat sah lahan bernilai triliunan rupiah tersebut.

Dengan percaya diri Edi Gunawan mengaku telah bertemu Jokowi untuk menunjukkan sertifikat kepemilikan lahan. Edi mengaku memiliki sertifikat tersebut dari ayahnya yang merupakan veteran militer bernama Lettu Zakaria ”Sepengetahuan saya memang lahan ini digarap para ve teran Siliwangi dan ayah saya mendapatkan lahan garapannya sampai 15 hektare yang dahulu namanya Sunter Muara An col sekarang bernama Pa pang go dan Sunter Agung. Buk ti tertulisnya ada semua,’’ klaim Edi. ”Ya, Pak Jokowi pernah meminta saya menunjukan semua dokumen terkait lahan BMW yang pernah digarap ayah saya. Bahkan saya dihadapan Pak Jokowi memberikan informasi yang saya tahu tentang lahan BMW,’’ imbuhnya.

Sementara itu, pengacara Donald Guillame, David Sulaiman mengaku tidak khawatir dengan adanya klaim sepihak dari Edi Gunawan. Pasalnya, kata dia, ser tifikat yang jelas sah adalah milik kliennya. Kepemilikan lahan strategis tersebut sudah ada sejak puluhan tahun silam. David melanjutkan, lahan tersebut merupakan tanah warisan yang sudah ada sejak turun te murun.

Bahkan, kata David, Do nald yang kini hidup prihatin di Depok tersebut sudah memiliki lahan tersebut sejak tahun 1930-an yang saat itu masih dipercayakan kepada ibunya, Saamah, warga asli Indone sia. ”Saya yakin Donald adalah pemilik sah secara hukum,’’ kata David Sulaiman. Meskipun Donald mengklaim memiliki tanah ini sejak lama, na mun kasus tersebut baru men cuat pada 2007 lalu. Kata David, pada 8 Juni 2007, ada tujuh perusahaan pengembang yang diwakili PT Agung Podomo ro menyerahkan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fa sos fasum) kepada Pemprov DKI Jakarta.

Berita Acara Serah Terima (BAST) ditandatangani Pre siden Direktur Agung Podomoro, Trihatma Kusuma Haliman, dan Gubernur DKI saat itu, Sutiyoso. Saat itu, Podomoro berjanji menyelesaikan sertifikat ta nah dari lahan Taman BMW da lam waktu satu tahun. Belaka ngan Podomoro tidak menepati janjinya, karena setelah berjalan 6 tahun sertifikat tanah tak kunjung bisa diterbitkan. ”Kalau memang tanah itu milik Podomoro, seharusnya dalam setahun sudah terbit sertifikatnya.

Ini mana? Sampai sekarang sertifikatnya belum keluar. BPN (Badan Pertanahan Nasional) juga tak bisa mengeluarkan suratnya,’’ ujarnya. Disebutkan, 2 tahun setelah Po domoro dan Pemprov DKI me neken berita acara serah terima, muncul lelaki bernama Donald Guillame. Lelaki 54 tahun itu mengaku sebagai pemegang hak waris Taman BMW. Donald mengklaim memili doku men lengkap berupa eigendom verponding nomor 309 atas nama Saamah, neneknya yang meninggal pada 1939.

Saamah mendapat lahan seluas 30 hektar itu setelah menikah dengan Wolfe Lodewjk Marinus, se orang keturunan Belanda. Donald juga mengantongi surat keterangan dari Balai Harta Peninggalan jakarta. Bukti lainnya di tangan, penetapan Penga dilan Negeri Jakarta Utara pada 2005, yang menyatakan Donald berhak atas eigendom 309. Sebelumnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengaku sedih dengan carut-marut Taman BMW tersebut.

Jelasjelas lahan tersebut penuh dengan sengketa kepemilikan lahan, namun tidak ada inisiatif dari pemangku kebijakan setempat untuk menyelesaikan lewat jalur hukum. Bahkan, kata dia, dirinya juga miris dengan dilanjutkannya pembangunan Stadion Taman BMW meski lahan tersebut bermasalah. (pes)

Berita Terkait:

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


9 + = 12

Iklan Kotakan 1 350 x 250

Iklan Artikel Atas 350 x 250

Update Terkini

Iklan Banner 2 728 x 90 px