Iklan Header 728 x 90 px

Iklan Banner 1 728 x 90 px

Balita jadi Korban Kekerasan Orang Tua

Illustrasi Garis Polisi

Illustrasi

SEORANG bayi berusia di bawah lima tahun (balita) saat ini tengah dirawat intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara karena mengalami beberapa luka mengenaskan ditubuhnya. Seperti terdapat luka bakar seperti habis disetrika, bekas sundutan rokok, tangan kanan patah dan buah zakar kelaminnya luka. Diduga balita bernama Iqbal Syahputra (berusia 3,5 tahun) itu dianiaya orang tuanya. Polisi yang mendapatkan laporan penganiayaan balita itu langsung menahan Dadang, 33, warga Kabupaten Karawang ,Jawa Barat, yang juga ayah kandung korban.

Dia saat ini ditahan di Markas Polres (Mapolres) Metro Jakarta Utara. Kepolisian juga masih mengejar ibu tiri korban yang diduga sebagai penganiaya ke Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kampung halamannya. Sedangkan bocah malang tersebut saat ini dirawat intensif di RSUD Koja dan telah mendapatkan perawatan intensif dari pihak dokter. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi mengatakan, kasus penganiayaan anak dibawah umur itu terungkap, berkat ada penumpang busway di Pademangan yang curiga.

Yakni ketika melihat beberapa luka bakar yang tidak diobati ditubuh Iqbal, Kamis (13/3) lalu Saksi mata yang bernama Juliana itu melihat korban dibawa mengamen oleh seorang pria yang diketahui bernama Dadang Supriatna yang ternyata ayahnya. Iqbal dibawa mengamen ke kawasan Kota, Jakarta Barat. Tidak tega melihat bocah malang yang terluak itu, Juliana membawa keduanya ke Puskesmas Pademangan. ”Karena luka yang dialami Iqbal cukup parah, oleh pihak pusksesmas langsung dirujuk ke RSUD Koja,” terang Daddy.

Petugas puskesmas setempat kemudian melaporkan kasus tersebut ke Markas Polres Metro Jakarta Utara. Mendapat laporan tersebut, kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan Dadang. ”Kami masih memeriksa Dadang yang merupakan ayah korban terkait kasus tersebut,” ujarnya. Saat ini, Iqbal, masih terkulai lemas di ruang rawat inap RSUD Koja. Sejak Kamis sore hingga kemarin (14/3), bocah malang itu terus menangis kesakitan.

Hingga kini di rumah sakit korban tidak ditemani keluarganya. Keluarga salah satu pasien yang ada disana, Dairoh, 37 tergerak hatinya membantu bayi tak berdosa tersebut. Yakni memberi makan balita malang itu setiap hari. Dairoh, mengungkapkan, Jumat (14/3) pagi ayah korban Dadang sempat datang ke RS Kota.

Namun dia heran melihat Dadang, yang tidak ada raut wajah sedih dan menyesal. ”Tidak lama setelah itu, ada polisi yang menghampiri Dadang. Dadang langsung di bawa ke kantor polisi,” terangnya. Di hadapan polisi Dadang, sempat mengaku menganiaya anaknya. Warga di sana, kemudian menjadi kesal dan emosi. Hingga ada yang sampai memukul kepalanya. ”Tidak habis pikir ada orang tua yang tega menganiaya anaknya,” ujarnya. (dai)



Komentar

Iklan Kotakan 1 350 x 250

Iklan Artikel Atas 350 x 250

Update Terkini

Iklan Banner 2 728 x 90 px