Kini Keluarga Bingung Cari Keberadaan Ibunda Iqbal

Derita Iqbal Syahputra, Balita yang Diculik dan Dianiaya Mantan Kekasih Ibunya

NESTAPA: Iqbal saat dijenguk Opanya Masri di RSUD Koja, Jakarta Utara.NESTAPA: Iqbal saat dijenguk Opanya Masri di RSUD Koja, Jakarta Utara.
Senin, 17 Maret 2014
Jakarta Raya | Uploader herry
Hari Ini : 6 Views, Keseluruhan : 17,300 Views

Isak tangis keluarga pecah saat menyaksikan kondisi mengenaskan Iqbal Syahputra (berusia 3,5 tahun) yang tergolek di ruang 506, Gedung B, RSUD Koja, Jakarta Utara. Bocah malang itu dianiaya oleh Dadang (28) yang menculiknya dua bulan lalu. DANANG PRADHIPTA

JERIT tangis disertai lelehan air mata tak terbendung ditumpahkan kakek Iqbal yang bernama Masri Ma’as (70). Air mata juga ditumpahkan Ivan R, 40 dan Ira Mariani, 35 (keduanya paman dan bibi Iqbal) saat mereka datang ke RSUD Koja untuk melihat bocah malang yang telah hilang selama dua bulan tersebut. Bahkan, Masri dan Ira tidak henti mengucapkan istighfar saat melihat kondisi Iqbal.

Betapa tidak, bocah malang yang telah ditinggal mati ayahnya itu kondisinya sangat mengenaskan. Selain tangan kirinya patah, di tubuh Iqbal banyak luka. Mulai dari sundutan rokok, bekas setrikaan, luka robek dan lebam bekas gigitan. ”Astaghfirullahallazim, diapain ini keponakan gua,” ucap Ivan saat bertemu dengan Iqbal dengan nada emosi. Iqbal yang menge nali sang kakek, Masri yang biasa dia panggil Opa langsung histeris.

”Opaa….,” sapa Iqbal yang disambut tangisan sang kakek. Iqbal sendiri meski kondisinya masih lemah, tapi kesehatannya mulai pulih. Jika sehari sebelumnya Iqbal tidak bisa melakukan apapun, saat ditemui INDOPOS, Sabtu (15/3) sudah bisa berbicara. Dia juga terlihat mulai aktif memainkan beberapa mainan yang ada disampingnya.

Mainan itu selain dibawa sang kakek juga pemberian sejumlah warga yang simpati kepadanya. Lantaran, selama dua hari dirawat di RSUD Kota tidak ada satu pun keluarga yang mendampingi bocah malang itu. Berkat pemberitaan media massa, beberapa keluarga pasien yang bersimpati kepada bocah asal Kabupaten Karawang tersebut memberikannya mainan.

”Iqbal sudah hilang dua bulan,” terang Ira kepada INDOPOS. Dia juga menjelaskan, kalau Iqbal hilang di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat akhir Desember 2013 lalu. Saat itu, Iqbal yang sudah ditinggal pergi selama-lamanya oleh sang ayah diajak ibunya, Iis (berusia 39 tahun) berjualan di kawasan tersebut. Kasus hilangnya Iqbal sudah dilaporkan ke Markas Polsek Senen.

Namun hingga kini keluarga belum juga mendapatkan kabar. ”Akhirnya kemarin pagi saya melihat siaran di salah satu stasiun TV ada anak disiksa. Saya beserta Ivan dan kakek Masri datang ke Polres Jakarta Utara. Ternyata benar itu Iqbal,” ungkap Ira lagi dengan wajah senang bercampur sedih.

Senang karena keponakannya ditemukan dan sedih melihat kondisi Iqbal yang mengalami luka-luka cukup parah di sekujur tubuhnya Ira juga menjelaskan jika selama dua bulan ini pihak keluarganya terus mencari keberadaan Iqbal. Hilangnya Iqbal membuat Iis ibunda Iqbal stres.

”Dia sempat stres juga kehilangan Iqbal. Apalagi belum setahun ini juga ditinggal oleh suaminya yang meninggal karena komplikasi penyakit paru-paru,” cetus Ira lagi. Ira menceritakan saat Iqbal hilang dua bulan lalu, ibunda Iqbal sempat menelpon ayahnya Masri yang tinggal di Bekasi. Dia menceritakan hilangnya Iqbal hilang saat diajak Iis berjualan es di sekitar Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Rupanya, Iqbal dibawa oleh Dadang yang merupakan kekasih Iis. Rupanya, Dadang kesal dengan Iis karena dia jatuh hati kepada pria lain. Hingga Dadang membawa Iqbal dari satu tempat ke tempat lain selama dua bulan. Iqbal juga diajak Dadang mengamen. Sedangkan Ivan, paman Iqbal menjelaskan selama dua bulan ini dirinya berusaha mencari keberadaan Iqbal.

Dia sempat heran, Iqbal raib begitu saja bak ditelan bumi. ”Dari sejak mendapat kabar hilangnya Iqbal saya sempat mencari kemana-mana. Namun tidak ditemukan,” ujar Ivan. Ivan menuturkan jika setelah menemukan Iqbal saat ini pihak keluarganya justru kehilangan kontak dengan Iis, ibunda Iqbal. Itu terjadi sejak dua minggu lalu. Saat itu, Iis tidak bisa dihubungi dan tidak berada di rumahnya.

”Saya telepon HP-nya tidak aktif. Di rumah dia (Iis) juga tidak ada,” ungkap Ivan juga. Dia juga menegaskan, kalau saat ini pihak kepolisian bersama keluarga tengah mencari keberadaan Iis. ”Semalam sudah dicari di sekitar Pasar Senen tapi tidak ketemu juga,” cetusnya lagi. Ditanyakan mengenai ciri Iis, Ivan menjelaskan jika adiknya itu memiliki rambut lurus sebahu, kulit sawo matang dan hidungnya agak pesek.

”Ciri yang paling khas adalah mata kiri dia lebih sipit dibandingkan yang kanan. Karena bawaan lahir,” tuturnya Iqbal saat ditanya INDPOs apa mau bertemu dengan ibunya? Bocah itu hanya menjawab dengan anggukan kepala. Untuk diketahui, Iqbal awalnya ditemukan seorang ibu bernama Juliana di Halte Busway Mangga Dua, Jakarta Utara.

Saat itu, Iqbal tengah dipeluk oleh Dadang yang awalnya mengaku ayahnya. Merasa kasihan dengan luka-luka yang dialami bocah itu, Juliana mengantarkan Iqbal ke Puskesmas Pademangan. Di sana, Iqbal sempat ditangani oleh dr Elizabeth. Namun karena keterbatasan alat, Iqbal akhirnya dirujuk ke RSUD Koja. Curiga dengan luka-luka Iqbal, pihak puskesmas melaporkan kasus ini ke Markas Polres Metro Pademangan.

Karena menyangkut anak-anak, kasus ini lantas diambil alih Polres Metro Jakarta Utara. Saat mengantarkan Iqbal ke RSUD Koja itulah, Dadang dibekuk polisi. Akhirnya Dadang mengaku kalau Iqbal bukan anaknya. Tapi bocah itu dia culik dari ibu kandungnya, dua bulan lalu. Dia juga mengakui telah menganiaya Iqbal hingga luka parah. (*)

Tag Terkait:

Displaying 9 Comments
Have Your Say
  1. Lucky says:

    Mohon  diberikan keterangan alamat lengkap ato contact utk keluarga Iqbal , saya ingin berkunjung . terimakasih

  2. idfit says:

    Jangan pernah di biarkan berkeliaran orang2 yang hidupnya hanya menyiksa anak,

    yang seharusnya di lindungi dan di sayangi…

    apalagi seperti penyiksa iqbal...HUKUM MATI…..!!!

  3. mama rafa says:

    Untuk dik iqbal.smg lekas sembuh.amiiiiiin

  4. enny prasojo says:

    masya allah. tega banget y,.  semoga ananda iqbal cepat sembuh seperti sediakala, dan ibundanya segera menemui anaknya. serta allah swt segera mempertemukan mereka. amin

  5. Sungguh biadapp manusia satu ini…!! Tidak ada hati nurani sedikitpun….!! Anak sekecil itu ….TEGA d aniaya seperti itu…!!!

  6. nuri says:

    saya juga punya anak laki-laki….

    saya tidak tega membaca berita ini dan tidak bisa berhenti menangis karena membayangkan penderitaan iqbal yang masih kecil dan suci…

    semoga cepat pulih, nak…Allah selalu melindungi umatNya aminn

  7. Ya allah… berikan kesehatan dan kebahagiaan utk anak malang ini… saya selalu menangis klw liat berita di tv dan media lainnya… kasihan bgt.. iqbal sama seperti anak saya rasya umurnya… anak saya jatuh dr sepeda aja saya sedih liat dia apalagi kayak iqbal yg merasakan sakit yg luar biasa… semoga yg menganiaya nya dpt hukuman setimpal di dunia dan di akherat… semoga tidak ada lg kasus2 spt ini yg beraninya sama anak kecil tak berdaya… aamiin…

  8. Anggit says:

    Kepada pihak keluarga,apa sdh berusaha menyebar foto Ibunda Iqbal ke media massa dan internet agar lebih cepat ditemukan,kasihan Iqbal,kangen ibunya…

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


+ 3 = 4

Sisa Kuota Haji Dikembalikan Ke Daerah
Tanggal 25 July 2014

Irjen: Ada Sinyal Bagus Perubahan Penyelenggaraan Haji
Tanggal 24 July 2014

Hari Ini Pengisian 3.038 Sisa Kuota Nasional
Tanggal 21 July 2014

Pelunasan Haji Tahap Kedua Berakhir Hari Ini
Tanggal 17 July 2014

Hotel Calon Jemaah Haji di Makkah Sudah Siap
Tanggal 15 July 2014