20 May 2013 Last updated 5 MONTHS ago
A+ R A-
You are here: HomeBUMN2013 Tambah 4 Kapal Perintis

2013 Tambah 4 Kapal Perintis

B4

JAKARTA - Tahun ini pemerintah akan menambah empat kapal perintis yang dibangun menggunakan dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Dua kapal perintis akan di operasikan bulan ini, sementara dua lainnya di harapkan selesai dibuat akhir tahun. ’’Dua dari empat kapal perintis akan diresmikan Maret 2013 ini.

 

Rencananya akan diresmikan presiden dan dua kapal lainnya diresmikan tahun ini juga, mungkin akhir tahun,’’ ujar Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby R. Mamahit, akhir pekan lalu.

 

Kapal-kapal itu sudah tahap fi nishing di galangan kapal dalam negeri. Kapal yang diresmikan Maret adalah Sabuk Nusantara 37 dan 38 yang akan berbasis di Pangkalan Ambon dan Saumlaki. Kedua kapal itu beratnya masing-masing 1.200 gross tone (GT).

 

Sementara dua kapal lainnya akan ditempatkan di pangkalan Aceh seberat 750 GT yaitu Sabuk Nusantara 35 dan di pangkalan Gorontalo 500GT yaitu Sabuk Nusantara 36. Kapal-kapal perintis itu dibangun pemerintah untuk melayani daerah-daearah yang sulit terjangkau transportasi.

 

Diharapkan kehadiran kapal-kapal perintis bisa meningkatkan konektivitas masyarakat antara daerah maupun atarpulau di Tanah Air.’’Kita juga akan menyelesaikan 24 kapal patroli yaitu empat kapal patroli kelas IV dan 20 kapal patroli kelas V,’’ tandasnya . Lebih lanjut Bobby mengungkapkan bahwa pada tahun ini, Ditjen Perhubungan Laut memperoleh anggaran sekitar Rp 9,6 triliun lebih untuk semua mata anggaran. Dari jumlah itu, anggaran untuk kepelabuhanan dan pengerukan, menurut Bobby, mendapatkan alokasi terbesar.

 

’’Kepelabuhanan dan pengerukan dapat Rp 5,4 triliun lebih,’’ sebutnya. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Adolf Tambunan menambahkan Kementerian Perhubungan saat ini sedang mengerjakan tujuh kapal perintis dengan biaya pengerjaan mencapai Rp 290 miliar.

 

’’Biaya pembangunannya bersumber dari DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Dtrjen Perhubungan Laut tahun anggaran 2012,’’ terangnya Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengungkapkan bahwa sektor transportasi khususnya bidang maritim diharapkan dapat bergerak kencang sehingga mendorong pertumbuhan industri galangan kapal nasional.

 

’’Selama industri di dalam negeri mampu melaksanakan kita akan pakai industri dalam negeri, bukan hanya di sektor laut tetapi juga industri di sektor udara, darat, dan kereta api.’’ Tuturnya. Seperti diberitakan sebelumnya, penyeberangan lintasan perintis yang dilayani PT ASDP Indonesia Ferry menunjukkan peningkatan cukup signifi kan sepanjang Januari 2013.

 

Angka pertumbuhan yang melonjak dari arus penyeberangan di kawasan lintasan perintis ditunjukkan pada peningkatan trip, jumlah penumpang dan jumlah kendaraan yang bertambah. (wir/jpnn)


Epaper