
RENATA Tirta Kurniawan tidak saja disegani karena posisinya sebagai manajer produksi dan dosen di Sekolah Tinggi Komunikasi (Stikom) London School of Public Relations (LSPR), tetapi karena dia pintar berakting di atas panggung. Setiap kali LSPR menggelar pementasan drama, tak jarang Cici- begitu dia akrab disapa- ikut tampil sebagai pemain untuk melengkapi formasi.
Dia mengaku mendapatkan kemampuan berakting lewat mata kuliah khusus semasa berstatus sebagai mahasiswi di lembaga pendidikan tersebut. Bukan sekadar teori, tetapi sebagai mahasiswi dia dituntut membuat pementasan dan ikut bermain. Itu yang kini menjadi bekal dia sebagai manajer produksi drama LSPR. ”Saya memang biasa tampil. Walaupun saya sering jadi manajer produksi, tetapi saya kadang mau atau diminta main. Saya senang dan punya kepuasan tersendiri kalau pentas,” ungkapnya di sela technical meeting Dramafest 2012 di komplek Apartemen Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ketertarikan anak sulung dari tiga bersaudara itu terhadap seni drama sudah ada sejak kecil. Itu sebabnya, saat duduk di bangku kuliah dia mengambil mata kuliah drama. ”Walaupun saya biasa main drama, tetapi saya belum pernah menjadi sutradara. Mungkin, karena saya sudah terbiasa dalam urusan manajemen produksi,” ungkap istri Ferdinand Dessa Prasetya itu.
Meski begitu, dia mengaku begitu menikmati posisi tersebut. Terlebih, mahasiswa-mahasiswi yang dilibatkan dalam pementasan selalu tampil baik. ”Saya puas, ternyata penampilan anak-anak cukup baik. Ada peningkatan dari tahun ke tahun. Walaupun mereka mahasiswa baru, tetapi pelajaran yang diberikan cepat terserap sehingga para pemain tidak canggung. Mungkin karena sebelum mereka masuk LSPR sudah punya bakat, seperti waktu saya dulu,” pungkasnya. (ers)
| < Prev | Next > |
|---|