
Mantan Suami Sempat Diusir
NEWARK – Perjalanan karir mu sik Whitney Houston dibuka di gereja New Hope Baptist, Newark, New Jersey. Sejak usia delapan tahun, dia kerap menyumbang kan suara indahnya sebagai ba gian dari pelayanan. Di gereja itu pula perjalanannya berakhir. Sabtu siang waktu setempat (kema rin WIB, Red), jena zah pencetak hit I Will Always Love You itu dilepas dalam upacara homegoing.
Suasana duka me nyelimuti gereja yang di penuhi keluarga dan kolega. Meski awalnya sang bunda Cissy Hous ton ingin menyelengga rakan upacara kecil, besarnya tun tutan publik membuat dia me nyetujui acara besar-besaran yang dihadiri 1.500 lebih pelayat. Tak kurang, sahabat-sahabat Houston –seperti Chaka Khan, Ro berta Flack, R Kelly, dan Stevie Won der– hadir dan memberi tribute.
Dari generasi muda, tampak Jennifer Hudson dan Jordin Sparks. Upacara itu berjalan sangat khidmat. Dibuka dengan pe lepasan oleh wali kota Newark dan pastor gereja, rekaman perjalanan Houston sejak bayi, remaja, dan dewasa diputar. Setelah itu, secara bergantian para penampil memberikan tribute. Yang pertama adalah paduan suara gereja yang mem ba wakan lagu favorit keluarga Houston, Stand.
Setelah itu, disusul Bebe Winans, Kim Burrel, Aretha Franklin, Stevie Wonder, Alicia Keys, dan R. Kelly yang memilih salah satu lagu rohani Houston, I Look to You. Lagu-lagu bernada upbeat juga muncul di sini, khas upacara homegoing, yang merupakan perayaan seseorang pulang ke pangkuan Tuhan di surga. Satu momen yang cukup menguras air mata adalah saat Kevin Costner memberikan sambutan. Lawan main Houston di film The Bodyguard itu menceritakan awal-awal dia bertemu pemilik enam Grammy Awards tersebut.
”Saya bisa membayangkannya sebagai gadis kecil kurus yang lari ke sana kemari di sekitar gereja ini. Memanfaatkan senyum manisnya untuk membebaskan diri dari masalah sampai Cissy kesal,” ungkap Costner, lantas tertawa. Di sisi lain, Bobby Brown, mantan suami Houston, juga hadir di gereja. Pada awalnya, terjadi insiden sehingga sekuriti tidak meng izinkannya masuk.
Setelah me nenangkan diri, dia boleh masuk, te tapi mendapat pengawalan ketat. Dia tetap tidak diperbolehkan duduk di barisan depan, dekat Cissy dan anak perempuannya, Bobbi Kristina. ”Saya tidak mengerti kenapa se kuriti memperlakukan keluarga sa ya seperti ini. Mereka melarang saya bertemu Bobbi Kristina, anak saya sendiri. Ini adal ah hari untuk memberi peng hormatan ter akhir kepada Whitney dan saya yakin dia tak ingin ini terjadi,” pa par Brown kepada CNN. (na/c6/any)
| < Prev | Next > |
|---|