24 May 2013 Last updated 6 MONTHS ago
A+ R A-
You are here: HomeBisnisObligasi Jatuh Tempo Rp 81,42 T

Obligasi Jatuh Tempo Rp 81,42 T

D4

 

JAKARTA - Tiga tahun ke depan, total nilai obligasi korporasi jatuh tempo sebesar Rp 81,42 triliun. Kondisi itu bakal memicu perusahaan berlomba-lomba menerbitkan surat utang. Itu dilakukan menyusul prospektifnya kondisi pasar keuangan dalam negeri.

 

Merujuk data PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), jumlah emisi penerbitan obligasi jatuh tempo tahun ini senilai Rp 22,3 triliun. Kemudian tahun depan bertengger di posisi Rp 33,01 triliun. Selanjutnya, pada edisi 2015, total emisi penerbitan obligasi jatuh tempo sebesar Rp 26,11 triliun.

 

Nah, di kuartal pertama tahun ini, investor cenderung memilih investasi di pasar surat utang korporasi, mengacu kepada sektor perusahaan penerbit dan tingkat rating yang diberikan lembaga pemeringkat. Alhasil aktivitas emisi obligasi korporasi akan lebih semarak, apalagi total emisi jatuh tempo periode Januari-Maret mencapai Rp 4,3 triliun. “Kondisi pasar keuangan domestik awal tahun ini prospektif,” tutur Ronald T Andi Kasim, Direktur Utama Pefindo, di Jakarta, belum lama ini.

 

Kemudian tren positif itu ditambah dengan masuknya Indonesia ke dalam level layak investasi (investment grade). Jelas itu bakal memacu perusahaan secara aktif menerbitkan obligasi. Investor juga diprediksi bertransaksi di obligasi korporasi yang mempunyai rating A. Itu karena mempunyai tingkat imbal hasil cukup tinggi, yaitu di level sepuluh hingga sebelas persen.

 

Sedang obligasi korporasi dengan level peringkat AAA, tingkat imbal hasilnya berada di kisaran 8 hingga 10 persenn, rating AA di level 9 hingga 11 persen, dan rating BBB memiliki yield sebesar 13-15 persen. Mayoritas emiten penerbit obligasi didominasi perusahaan pembiayaan dan bank, dengan porsi 84 persen, disusul pertambangan sebanyak 8 persen, konsumen 1 persen, otomotif 2 persen, dan properti 3 persen. (far)


Epaper