24 May 2013 Last updated 6 MONTHS ago
A+ R A-
You are here: HomeBUMNPerumnas Perbesar Land Bank

Perumnas Perbesar Land Bank

B1

Berharap Dapat PMN Rp 1,5 Triliun

 

JAKARTA - Manajemen Perumnas berharap kepada pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk dapat memberikan penanaman modal negara (PMN) sebesar Rp 1,5 triliun. PMN itu untuk memperbesar land bank dan optimalisasi aset-aset Perumnas.

 

Saat ini total land bank Perumnas mencapai 3 ribu haktare. ’’Kita sekarang ada sistem mendapatkan land bank dengan akuisisi dan kerja sama dengan perusahaan BUMN yang core-nya bu kan pengembang,’’ kata Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto di Jakarta kema rin (20/2). Dia mengatakan tahun ini ada penambahan 140 hektare dari akuisisi.

 

’’Jadi tahun ini, tambah lagi 240 hektare sehingga total sudah ada 3 ribu hektare. Sebelumnya, 2012 ada 2 ribu hektare,’’ lanjutnya. Dengan penambahan land bank yang cukup besar, lanjut Himawan, pihaknya sudah siap bekerja sama dengan perusahaan BUMN lainnya yakni PT Perkebunan Nusantara (PN) II dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

 

’’Kami bekerja sama dengan PT PN II untuk proyek di Medan seluas 850 hektare, dan PT KAI. Bentuk sinergi dengan perusahaan BUMN lainnya,’’ kata Himawan. Dia mengatakan, selain proyek-proyek tersebut, Perumnas juga melanjutkan progran pembangunan seribu tower di beberapa titik di antaranya di Kemayoran, Cengkareng, Sentra Timur, Bekasi, dan Bandung.

 

Untuk rumah susun seribu tower, kata Himawan, di Sentra Timur akan ada 11 tower. ’’Saat ini sudah ada 3 tower dan akan bertambah jadi 8 tower,’’ ujarnya. Sementara itu, beberapa proyek-proyek strategis tahun ini, tutur Himawan, yang sudah dapat diluncurkan seperti di Jawa Timur, Medan, Jakarta (Cengkareng, Kemayoran, Sentra Timur), Bekasi, dan Bandung.

 

Untuk meningkatkan kinerja perusahaan, Himawan juga mengatakan, melalui anak usa - hanya PT Propernas Griya Utama, pihak nya menargetkan pembangunan hotel di Se ma rang dan Bandung. ’’Termasuk program pembangunan rutin seperti RST (rumah sederhana tapak) di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia baik untuk PNS atau masyarakat umum tetap berjalan,’’ kata Himawan. Total kontrak pembangunan rumah 2013 mencapai 20 ribu unit.

 

Dia juga menjelaskan, Perumnas mencapai kinerja cukup baik dengan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,083 triliun dan perolehan laba Rp 92 miliar. ’’Tidak jauh dari tahun sebe lum nya,’’ kata Himawan. Tahun ini, sesuai arahan penanam modal, Himawan mengaku ditargetkan tumbuh di atas 25 persen.

 

Untuk melakukan program transformasi tahap 2 dalam tubuh Perumnas, Himawan menerangkan adanya revisi strategic planning rencana jangka panjang (RJP) lima tahun ke depan. ’’Kami usulkan dalam RJP adanya kebijakan pemerintah melalui Kementerian BUMN untuk dapat memberikan PMN sebesar Rp 1,5 triliun,’’ kata Himawan.

 

Hi mawan menambahkan, Perumnas meng harapkan dukungan Kementerian Peru mahan Rakyat dengan mengalokasikan ang garan public service obligation (PSO) se besar Rp 1,2 triliun untuk menjalankan pro gram misi pemerintah dalam penyediaan RST dan peremajaan rumah susun sewa yang sudah tidak layak huni. (vit)


Epaper