
MUARA ENIM-Kecelakaan kereta api (KA) kembali terjadi kemarin. Kali ini, tabrakan terjadi antara KA Babaranjang BBR 36 dan KA Suka Cinta di Desa Limau, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim, persisnya di lokasi proyek jalur jalur ganda perbatasan dengan Kota Prabumulih. Dalam peristiwa itu, 4 orang yang merupakan masinis dan asisten masinis kedua KA tewas di lokasi kejadian akibat terjepit dan terbakar bersama lokomotifnya.
Dua lagi yang statusnya sebagai pelayan masinis selamat dengan kondisi luka berat. Kedua korban saat ini dirawat intensif di RSU Bunda Kota Prabumulih. ’’Awalnya kereta di jalur masing-masing. Pas di dekat lokasi kejadian kereta masuk ke jalur yang sama dari arah berlawanan, dan kecelakaan tidak bisa dihindarkan,’’ ujar Manager Humasda PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Jaka Jarkasih saat dihubungi melalui ponselnya, kemarin (19/2). Terkait penyebab kecelakaan, diakui Jaka, murni karena tabrakan antar lokomotif kedua kereta.
’’Kita saat ini menyerahkan sepenuhnya penyidikan ke pihak berwenang. Semua operator terkait perjalanan kereta sedang dimintai keterangan,’’ terangnya. Namun demikian, untuk mengetahui hasil penyidikan dari SHE butuh satu bulan. Tapi saat ini proses sedang dan terus dilakukan terutama gerbong yang masih ada di jalur kereta. (selengkapnya baca Jawa Pos)
| < Prev | Next > |
|---|