
TOKYO – Tim penyelam terus melakukan pencarian lima pekerja yang hilang akibat ambruknya terowongan bawah laut di lokasi salah satu kilang minyak terbesar di Kurashiki, Jepang, kemarin (7/2). Seorang pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri dalam insiden itu. Ada enam pekerja yang memperbaiki terowongan bawah laut tersebut saat insiden itu terjadi.
Seorang pekerja yang selamat menyatakan bahwa air laut tiba-tiba menyembur ke dalam dan membanjiri terowongan. Pekerja itu menuturkan kepada polisi bahwa dirinya sempat mendengar teriakan, ’’Bahaya! Ayo Keluar! Dia pun langsung memanjat sebuah tangga untuk keluar menuju permukaan. Kecelakaan terjadi di Kilang Minyak Mizushima, yang dioperasikan JX Nippon Oil and Energy Corp.
Lokasinya sekitar 550 kilometer sebelah barat Tokyo. Enam penyelam dari kepolisian berupaya memasuki lorong vertikal terowongan tersebut. Tetapi, jarak pandang terbatas akibat timbunan Lumpur yang bercampur minyak dan puing-puing. Mereka hanya mampu mencari korban dalam waktu 90 menit karena kondisi di lokasi bencana tidak memungkinkan.
Petugas penyelamat juga dihantui kekhawatiran atas keselamatan diri mereka sendiri. Tidak jelas apakah air laut terus membanjiri ke dalam terowongan sehingga membayakan upaya pencarian. ‘’’Para penyelam tidak bisa melihat apapun,’’ terang seorang juru bicara kepolisian Prefektur Okayama
Melalui gambar rekaman yang diambil dari udara dan disiarkan oleh stasiun televisi NHK sore kemarin, terlihat bahwa air laut bercampur lumpur dan puing menutup akses masuk ke lorong vertical terowongan. Sejumlah penyelam terlihat di sana bersama petugas penyelamat lainnya yang mengawasi mereka. Pekerja yang selamat dilaporkan dalam kondisi sehat dan saat ini berada dalam pengawasan tim medis rumah sakit setempat. Para penyelidik sempat menanyai dia tentang apa yang terjadi. (AFP/cak/dwi)
| < Prev | Next > |
|---|