Overload, Bangun Gedung Gakin

BEKASI-Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi tak lagi punya tempat untuk pasien dari keluarga miskin (gakin). Sebanyak 98 tempat tidur yang disediakan, hampir selalu terisi penuh.

Berita Lainnya

”Kapasitas tempat tidur rawat inap memang masih belum mencukupi. Status rumah sakit ini masih berstatus tipe C (rumah sakit yang menampung pasien rujukan dari puskesmas, Red),” ujar Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Kabupaten Bekasi Sahroni kepada INDOPOS, kemarin. Namun, pemerintah daerah setempat segera membenahi persoalan tersebut.

 

Tahun ini, gedung khusus gakin akan mulai dibangun. Bangunan berlantai dua itu berkapasitas 240 tempat tidur. ”Gedung yang akan dibangun adalah gedung E yang hanya akan menampung pasien dari keluarga miskin,” tegas pria yang akrab disapa Roni itu. Pembangunan gedung gakin itu, kata dia, diperkirakan menelan biaya Rp 20 miliar. Sebagai tahap awal, dana bantuan provinsi (banprov) Jawa Barat akan dikucurkan sebesar Rp 8,7 miliar.

Dia mengakui, pembangunan gedung gakin memang sudah sangat mendesak. Sebab, setiap hari banyak pasien yang datang berobat. Dan banyak dari mereka yang harus menginap untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. ”Kami menyadari bahwa warga miskin perlu diutamakan kesehatannya. Tetapi kondisi kita membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa. Pasien RSUD kebanyakan warga miskin. Kami meminta mereka bersabar unuk bergantian (mendapat pelayanan), karena kapasitas terbatas,” tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisis D DPRD Kabupaten Bekasi Muhntadi Muntaha menegaskan, pembangunan gedung gakin harus segera dilakukan dan secepatnya diselesaikan. Pasalnya, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan RSUD terus meningkat. Dia tidak mau mendengar lagi keluhan gakin yang ditolak rumah sakit dengan alasan tidak lagi ada tempat yang tersedia. ”Pelayanan harus ditingkatkan lagi, karena banyak warga miskin yang tidak mendapatkan hak kesehatannya di RSUD. Dengan adanya gedung gakin, RSUD harus lebih bisa mengoptimalkan pelayanan bagi warga miskin,” katanya. (dny)


free counters



Pasangan Gubernur DKI Manakah Yang Anda Akan Pilih ?