Jalin Interaksi Aktif Antarwarga

Sementara itu, Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala mengatakan pencurian ataupun kejahatan yang menimpa warga perumahan berbentuk cluster dan pelakunya warga perkampungan di sekitarnya hanya karena ada kesempatan dan peluang. Di sisi lain, kebutuhan ekonomi yang mendesak membuat pelaku menjadikan pencurian sebagai mata pencaharian.

Berita Lainnya

Apalagi, tidak adanya interaksi aktif antara warga perkampungan dan warga yang tinggal di cluster membuat adanya sekat diantara mereka. Berakibat pada sikap acuh, tidak saling menghargai dan juga cuek. ”Tidak adanya interaksi diantara mereka menumbuhkan sifat cuek. Alhasil, pencurian yang didasari kebutuhan ekonomi itu terjadi,” terangnya saat dihubungi INDOPOS kemarin. Kenapa korbannya warga cluster? Karena letak yang dekat dan rata-rata yang jadi barang curian sesuatu yang mudah dibawa tapi cukup bernilai.

Karena itulah perlu didesain sebuah suasana kebersamaan antara warga yang tinggal di cluster dan perkampungan. Bisa dengan pola musyawarah bersama maupun interaksi yang sifatnya sosial.

”Dengan adanya kebersamaan itu maka ada timbul rasa empati bersama. Dengan empati, maka setidaknya dapat mengurangi sekat yang berimbas pada berkurangnya tingkat pencurian dan kejahatan yang terjadi pada warga perumahan,” cetusnya juga. Apalagi warga yang tinggal di perumahan atau cluster kebanyakan pendatang. (kin)


free counters



Pasangan Gubernur DKI Manakah Yang Anda Akan Pilih ?