JAKARTA - Pesona TKI bagi Arab Saudi nampaknya tidak pernah berkurang. Meskipun kerap terjadi masalah antara pekerja Indonesia dan majikan, namun masih banyak pengusaha yang meminati jasanya. Salah satunya Bin Dawood Group. Perusahaan yang bergerak di bidang jaringan ritel, supermarket, hotel, pabrik, dan properti tersebut memerlukan 3.000 tenaga kerja.
Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemenakertrans Reyna Usman mengatakan, peluang kerja sebagai TKI formal di Arab Suadi sangat besar. Karenanya, harus dimanfaatkan pekerja yang mempunyai keahlian dengan mempersiapkan dokumen lengkap, kompetensi kerja, keterampilan, bahasa dan pendekatan budaya. ”Lowongan kerja TKI Formal di Arab Saudi ternyata sangat besar.
Sebagai contoh, perusahaan Bin Dawood ini sangat membutuhkan sekitar 3.000 tenaga kerja untuk bekerja di bidang ritel antara lain sebagai kasir, pramuniaga, supir dan pekerja gudang,” katanya di Jakarta kemarin (21/2). Reyna mengungkapkan, sebagai bukti keseriusan, Abdul Razzaq D. Bindawood, pemilik perusahaan Bin Dawood Group datang langsung ke Indonesia untuk mencari TKI formal yang siap bekerja di bidang retail. Sedikitnya 150 orang berhasil mengikuti seleksi di Pesantren Az-Zahra, Jepara, Jawa Tengah.
Selain Jawa Tengah, kata Reyna, rekrutmen calon TKI formal ke Arab akan dilaksanakan di berbagai daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, Jogjakarta, dan Jawa Timur. ”Untuk sistem rekrutmen Kemenakertrans memberdayakan dinas-dinas tenaga kerja di daerah untuk bersikap proaktif, agar tidak ada lagi perekrutan secara langsung di kampung-kampung oleh calo-calo TKI yang sangat rentan dengan masalah," harap Reyna. (cdl)
| < Prev | Next > |
|---|