
PARTAI Golkar di Jakarta masih menunggu keputusan dewan pimpinan pusat (DPP) terkait figur yang akan didukung dalam Pilkada DKI 2012. Kendati hingga kini sejumlah parpol berwacana mengusung kader internal partai berlambang pohon beringin itu sebagai bakal calon wakil gubernur. Ketua DPD I Golkar DKI Jakarta Prya Ramadhani menegaskan, keputusan DPP Partai Golkar merupakan acuan dalam menetapkan langkah politik dalam Pilkada DKI.
Walaupun terdapat sejumlah kalangan parpol yang telah memberikan dukungan kepada dirinya untuk maju sebagai calon wakil gubernur mendampingi Fauzi Bowo. “Sebagai kader Partai Golkar, saya akan menunggu apa yang diperintahkan pusat (DPP),” ujar dia, kemarin (7/2). Akan tetapi, kondisi tersebut tidak membuat surut keinginan dirinya untuk maju dalam pertarungan politik lokal di tanah Betawi. Seiring dengan belum adanya hasil survei yang dilaksanakan Golkar. “Partai Golkar masih terus menggelar survei untuk menentukan langkah politik tentang siapa yang akan diusung. Mudah-mudahan minggu depan atau akhir bulan sudah dapat diketahuui,” tutur Prya.
Pengajuan diri menjadi cawagub, kata dia, tidak terlepas dari persetujuan calon gubernur. Sebab, prinsip dalam pilkada yakni mengusung pasangan calon. Apabila terpilih sebagai pemenang, mengemban tugas pemerintahan secara bersama. “Pasangan akan menentukan jalannya pemerintahan,” tambah dia. Belakangan ini, sejumlah parpol di DKI cenderung untuk memberikan dukungan kepada Fauzi Bowo bila mencalonkan kembali di Pilkada 2012. Sedangkan figur calon wagubnya jatuh pilihan pada Prya Ramadhani. Parpol dimaksud antara lain, Partai Hanura, Partai Damai Sejahtera (PDS) dan sebanyak 24 parpol non parlemen. Kesemuanya tergabung dalam koalisi bersama. (rul)
| < Prev | Next > |
|---|