
Hadir di setiap kota se-Indonesia menjadi impian Ir Ciputra sebagai pendiri Ciputra Group. Pesona kepulauan kawasan Indonesia bagian timur digarap Ciputra Group dengan membangun proyek properti. Setelah sukses menggarap sejumlah kota-kota di Kalimantan dan Sulawesi, kini Ciputra Group merambah Ambon, Maluku. Berada di ketinggian lebih dari 80 meter dari atas permukaan laut kemolekan Ambon digarap menjadi CitraLand, Bay View City.
Bekerja sama dengan mitra lokal, Tiga Beringin, Ciputra Internasional menggarap town city di atas lahan berbukit seluas 38 hektare dengan 1.200 unit hunian.”Sejak 2009 lalu tahap pertama telah digarap dengan kisaran harga Rp 800 juta hingga Rp 2.5 M per unit. Diminati pembeli pasangan muda 35 hingga empat puluhan tahun,” kata General Manager Project CitraLand Ambon Dody Purwanto. Lahan perbukitan yang menjulang itu dapat menyaksikan keindahan teluk Ambon yang tersohor sudah mendunia. Lokasi ini berjarak sekitar 20 kilometer dari Bandara Pattimura dan 10 kilometer dari Kota Ambon.
Lokasi tersebut sengaja dipilih karena menjadi jalur kota-bandara. “Pengembangan kota Ambon terutama jalur menuju bandara semakin menggeliat,” terang pria yang punya hobi fotografi itu. Untuk tahap pertama, selain hunian, kini sedang dibangun kawasan komersial Amboina New Life Style & Shopping Walk. Pada bagian depan dihiasi seni patung kuda di atas pilar yang dikenal warga dengan sebutan warga setempat kuda terbang.
Menanjak ke atas, patung pasangan balerina setinggi 5 meter berdiri di jalan utama depan Marketing Galery yang nantinya dibangun office tower.“Sekarang baru 10 hektare dalam pengerjaan. Sebagian besar hunian masih dibangun,” katanya. Dody menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari impian Ciputra untuk hadir di ibu kota-ibu kota provinsi.
Beberapa lokasi pengembangan CitraLand di timur Indonesia di antaranya Manado, Makassar, Bali, Ambon, Kendari, dan Palu dan selanjutnya akan membidik Gorontalo. CitraLand Ambon juga akan dibangun, waterpark, hotel, mal, dan citiwalk. ‘’Untuk tahap pertama, kami merencanakan 200 unit hunian, sudah terjual 175 unit. Pada 2020 target proyek tersebut akan dirampungkan. Tipe klasik yang diminati karena Ambon bekas jajahan Portugis hingga kini masih menyisakan bangunan berarsitektur barat atau Eropa.
Masuknya grup properti nasional di Ambon turut mendorong kemajuan kota itu.Geliat investasi bisnis properti mulai berkembang sejak CitraLand membuka proyek di Paso pertengahan 2009. Padahal sebelumnya kawasan Paso Ambon itu telah digarap dua investor loklal dengan hunian sederhana. Berbeda dengan Ciputra, dua perusahaan itu menyasar target hunian sederhana.
"Setelah kami masuk, mereka mulai melihat potensi investasi properti," ujar Dody. Sejak 2009 hingga 2011, pemasukan dari proyek CitraLand Ambon mencapai Rp 130 miliar. Dody menargetkan tahun ini ada tambahan pendapatan Rp 70 miliar. Ciputra Group kini tengah menggarap 38 hektare lahan perbukitan di pinggir Teluk Ambon untuk pembangunan city town dan akan selesai pada 2020. Meskipun sebelumnya konflik pernah terjadi di Ambon,dibangunnya CitraLand memberikan harapan baru bagi bisnis properti dan lainnya.
Membangun kehidupan dengan mengangkat kejayaan kota Ambon. Di kota itu kini mulai di lirik investor dengan membangun berbagai fasilitas pusat perbelanjaan modern. Sudut-sudut kota Ambon kini tampak didandani. Berbenah menyamut hajatan akbar Musabakah Tilawatil Quran (MTQ) tinggkat nasional pertengahan tahun 2012 mendatang. (yer)
| < Prev | Next > |
|---|