
INTENSITAS hujan yang tinggi, ditambah air kiriman dari Bogor membuat sebagian wilayah Jakarta terendam banjir. Tentu saja hal ini menghambat aktivitas warganya. Termasuk penyanyi Citra Scholastika. Jebolan Indonesia Idol itu bersyukur rumah yang ditempatinya bebas dari banjir.
Namun rupanya, rumah pelantun Everybody Knew ini bocor, akibatnya kamar tidurnya pun penuh ember untuk menampung air. ''Rumah yang di Jakarta memang nggak banjir, cuma kamar Citra yang bocor. Setiap sudut ruangan dikasih ember satu, tapi seperti nggak cukup,'' ujarnya di Rolling Stone Cafe, Jakarta, kemarin.
Karena itulah, penyanyi yang memangkas pendek rambutnya itu merasa kalau rumahnya perlu direnovasi. ''Citra ngomong sama Mama, ini (rumah) harus direnovasi, Citra kayak tidur di tempat penampungan,'' katanya.
Terkait masalah banjir, pemilik nama lengkap Skolastika Citra Kirana Wulan ini punya pengalaman menarik. ''Jadi waktu itu aku mau ke daerah Citraland untuk show. Di sana kondisinya benar-benar macet, sampai akhirnya aku turun dari mobil, jalan kaki dan copot sepatu kets aku, nyeker,'' kata wanita kelahiran 5 Juni 1993 itu.
Bukannya sampai ke lokasi yang diinginkan dengan cepat, tambahnya, dia malah terhalang oleh tingginya genangan air yang menghalangi langkahnya. ''Waktu itu airnya udah seperut Citra,'' tandasnya. Sudah kadung basah, pelantun single Pasti Bisa ini tetap maju menuju lokasi tempatnya tampil.
Usahanya tak sia-sia. Citra menyatakan pertunjukkannya sukses dan banyak orang menikmati acara tersebut. ''Waktu itu rasanya senang banget, karena abis kena banjir dan sampai di lokasi, yang nonton rupanya banyak. Nggak nyangka aja dapat sambutan yang meriah dari penonton waktu itu,'' akunya.
Tak hanya sampai di situ cerita Citra soal banjir. Manajernya ternyata juga menjadi korban banjir.''Kebetulan manajer Citra sedang berduka karena rumahnya banjir. Mereka harus merelakan TV, kulkas, kerendam banjir, kita sama-sama berdoa,'' katanya.
Meski banjir sudah menjadi langganan, Citra tak mau menyalahkan siapapun. Baginya yang terpenting adalah menjaga lingkungan agar tetap bersih dan terjaga.''Kalau begini nggak bisa nyalahin siapa-siapa, seperti pemerintah atau siapa. Tapi setelah ini harus kita benahi. Seperti bendungan itu banyak tersumbat sampah. Kata Tuhan apa yang kamu tabur itu yang kamu tuai,'' pungkasnya. (dew)