Pernikahan Anang-Ashanty di Masjid Al Bina Senayan dikemas dalam tampilan romantis. Usai pengucapan ijab kabul, Anang me...
JAKARTA-Jelang pernikahan hari ini, Anang Hermansyah dan Ashanty makin memperlihatkan kemesraan. Meski jarang berkomunik...
SEOUL-Aktor Secret Garden, Hyun Bin yang saat ini tengah menjalani wajib militer dan bergabung dengan korps angkatan lau...
JAKARTA- Sukses dalam berkarir dan telah memiliki seorang pacar, belum membuat penyanyi Ayu Ting Ting berencana menikah....
MANTAN peragawati dan bintang sinetron, Arzetti Bilbina tersandung masalah. Perempuan yang memiliki nama lengkap Arzetti Bilbina Huzaimi Setiawan ini dilaporkan artisnya, Febby Marcelia, ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 160 juta. Arzetti dilaporkan dua pasal yakni, pasal 378 dan pasal 372 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.”Karena negosiasi kita nggak ada hasil apa-apa, makanya kita bawah ke Polda saja,”kata Febby didampingi kuasa hukumnya, Mahakaty, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/3).
Dalam pelaporan tersebut, Febby mengaku selama masuk dan bergabung ke Zema, manajemen artis yang dinahkodai Arzeti pada 2008, dirinya tidak pernah mendapatkan fee sesuai kontrak kerja yang telah disepakati, yakni 25 persen untuk managemen artis, dan 75 persen untuk dirinya. “Aku dari tahun 2008 dan kontrak-nya sampai 2013 tapi diperpanjang sampai 2017 tapi aku dapat apa? Malahan aku dioper kontrak ke pihak lain (Keci Music),”katanya. Ketika dirinya dioper kontrak rekaman satu lagu berjudul Pura-Pura oleh Beby Romeo pada 2009 hingga 2010, manajemen artis yang dinahkodai Arzeti mendapat uang sebesar Rp 160 juta, sedangkan dirinya tidak mendapat apa-apa.
“Pihak Zema dapet bayaran, tapi kita nggak dapet apa-apa. Katanya sih uangnya buat kompensasi untuk Zema,” kata Febby bingung. Sementara itu, Arzeti mengaku pelaporan terhadap dirinya tidak beralasan. Tidak ada bukti yang menyebutkan dirinya melakukan penipuan atau pengelapan uang milik artisnya. Dijelaskan Arzeti, dalam kontrak kerja yang sempat ditandatangi bersama di dampingin ibu Febby, dia akan mendapatkan fee jika di kontrak oleh pihak ketiga.
Namun selama ini tidak ada pihak ketiga yang meminta Febby untuk mengisi acara. “Selama ini kita berusaha mempromosikan dia, mulai dari tahun 2008 sampai 2009, dan kita selalu ngasih ongkos ke dia,” tegasnya. Mengenai uang senilai Rp 160 juta, Arzetti menyatakan, itu adalah uang kompensasi manajemen yang selama ini membesarkan namanya. Apalagi dia telah di kontrak oleh manajemen yang berbeda. Tentunya, di manajemen baru tersebut dirinya juga mendapatkan fee. “Ya seperti transfer pemain bola, dan di masih manajemen kita, dengan catatan kalau RBT dan lagunya laris kita nggak mendapatkan sepeser apa pun, dan itu sudah perjanjian ada poin yang menyebutkan kalau uang itu untuk manajemem,” katanya. (ash)
| < Prev | Next > |
|---|