DIREKTORAT Jenderal Bea Cukai menyerahkan sepenuhnya pengusutan dugaan keterlibatan oknum Penindakan dan Penyidikan (P2)...
KEBAKARAN melanda sebuah Ruko di Muara Karang Blok Z-8U Rt 11/03 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (15...
KEMACETAN parah diperkirakan melanda Jl. S Parman, Jl. Gatot Subroto hingga Jl. MT Haryono, dalam beberapa waktu ke depa...
RANGKAIAN pekan mode yang dikemas dalam acara Jakarta Fashion Food Festival (JFFF) 2012 di Kelapa Gading, Jakut kemarin ...
KALANGAN wakil rakyat Jakarta menegaskan bahwa Peningkatan kualitas Bina Keluarga Balita PendidikanAnak Usia Dini (BKB PAUD) harus didukung pemerintah baik lewat peningkatan anggaran ataupun standarisasi kurikulum. Mengingat pendidikan pada usia yang dini merupakan investasi yang besar dalam meningkatkan kualitas SDM di negeri ini. Hal tersebut disampaikan Triwisaksana, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta pada acara pertemuan kepala-kepala sekolah PAUD sekecamatan Pesanggrahan kemarin.
Menurutnya, semakin banyak PAUD yang hadir di tengah masyarakat merupakan anugerah yang besar. Karena pada usia tersebut, anak-anak berada pada zaman keemasan dalam menyerap dan menerima nilainilai yang dari lingkungan. DPRD, kata Triwisaksana, akan mendorong peningkatan kualitas PAUD yang ada di tengah masyarakat ini. Dirinya juga sangat menghargai niat tulus dari ma- Pemprov DKI Harus Dukung Peningkatan PAUD syarakat yang sukarela menjadi pengajar PAUD.
”Sekalipun bukan dari lulusan S-1,” ujar pria yang dipanggil Sani ini. Menurutnya, keikhlasan dalam mendidik peserta PAUD merupakan modal yang penting dalam membentuk generasi yang lebih baik. Dalam acara yang digagas BKB PAUD Melati, Petukangan Selatan, Pesanggrahan ini, muncul kekhawatiran dari para pengajar PAUD tentang keharusan pengajar berpendidikan minimal S-1.Dikhawatirkan jika hal tersebut diwajibkan, akan menyulitkan masyarakat yang kebanyakan hanya berijazah SMA, untuk ikut berpartisipasi menjadi pengajar. Kekhawatiran itu ditepis oleh Triwisaksana yang meyakinkan para pengurus PAUD, bahwa tidak akan ada aturan seperti itu. Namun demikian, dia akan mendorong peningkatan kualitas pengajar PAUD lewat workshop, kursus ataupun beasiswa. ”Bagaimanapun juga, kalau gurunya tambah berkualitas, ilmu yang dibagikan pada anak didiknya juga semakin mantap,” pungkasnya. (pes)
| < Prev | Next > |
|---|