Selasa, 16 Januari 2018 02:30 WIB

Hukum

Dituduh Turunan PKI, Menristekdikti: Kita Tunggu Proses Hukum

Editor: Wahyu Sakti Awan

Menristekdikti Mohamad Nasir (tengah kemeja hijau). Foto: Nasuha/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Menteri Riset, Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Mohamad Nasir menegaskan, pihaknya akan mengikuti proses hukum yang ada.

" Saya sudah melapor ke pihak kepolisian. Soal tuduhan orang itu kepada saya, kita tunggu saja proses hukum yang ada," ujar Mohamad Nasir usai meluncurkan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)/ Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di kantornya, Jumat (12/1).

Diberitakan sebelumnya, tak terima dituduh sebagai anak kader Partai Komunis Indonesia (PKI), Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir melaporkan ke Mapolda Metro Jaya.

Nasir melaporkan pelaku yang mengirimkan pesan singkat via aplikasi WhatsApp berisi tudingan kalau Nasir adalah keturunan PKI. Pelaku diduga telah melakukan pelanggaran pencemaran nama baik dalam UU ITE.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan pelapor bersama beberapa saksi melaporkan pelaku yang telah menyebarkan pesan berisi fitnah itu. Saksi yang menerima pesan WhatsApp dari pelaku di antaranya Kabag Advokasi Hukum Kemenristekdikti Polaris Siregar.  "Untuk terlapornya masih dalam penyelidikan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/1).

Menurutnya, pelaku juga via pesan WhatsApp juga memprotes pengelolaan perguruan tinggi negeri (PTN) di bawah kepemimpinan Nasir. "Kasusnya ditangani Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya," pungkasnya.(nas)

Berita Terkait