Kamis, 26 April 2018 08:54 WIB
citraland

Politik

Pengamat: Prabowo Nyapres, Pendukung Jokowi Senang

Redaktur: Redjo Prahananda

Direktur Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago.

INDOPOS.CO.ID - Keinginan Partai Gerindra yang memaksakan Prabowo menjadi calon presiden, dinilai malah memudahkan Joko Widodo menjadi presiden untuk dua periode.

Pasalnya, menurut Direktur Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, pendukung Presiden Joko Widodo lah yang seolah bersorak sorai menyambut keputusan Partai Gerindra dalam Rakornas beberapa waktu lalu di Hambalang.

“Kita lihat saja siapa yang riang gembira dan bertepuk tangan. Ternyata yang senang adalah ‘geng’ Jokowi bukan koalisinya Prabowo,” kata Pangi dalam keterangannya kepada INDOPOS, Sabtu (14/4).

Pangi menilai ada upaya dari kubu Jokowi agar Pilpres dimenangkan secara mudah, yakni dengan mengajak Prabowo berlaga kembali. Nampaknya skenario ‘geng’ Jokowi akan berhasil.

“Jadi agenda setting geng Jokowi ini kelihatan sekali. Bagaimana caranya agar terulang kembali head to head Jokowi dengan Prabowo. Buktinya Jokowi bisa mengalahkan Prabowo di Pilpres 2014. Dulu Jokowi bukan incumbent saja Prabowo kalah,” jelasnya.

Salah satu indikasinya adalah langkah Luhut Binsar Pandjaitan yang kabarnya meminta Prabowo maju sebagai capres. "Kalau Prabowo maju, maka mungkin ada deal lain atau bonus yang diperoleh Prabowo, ucapnya.

Jika ingin memenangi kontestasi, lanjut Pangi, maka Prabowo harus mengalah dan membiarkan sosok baru. “Seharusnya, Prabowo belajar banyak dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang selalu kalah saat maju sebagai capres. Kemudian Megawati lebih memilih menahan diri dan merelakan PDIP untuk mengusung Jokowi sebagai presiden di Pilpres 2014," tandasnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #capres-2019 #prabowo-subianto 

Berita Terkait

Prabowo Berselingkuh?

Opini

Warga Depok Dukung Anies Maju 2019

Politik

Soal Pencapresan Sam Aliano, Sandiaga: Itu Aspirasi

Jakarta Raya

Kenaikan Suara Gatot Kalahkan Jokowi

Politik

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi