Kamis, 26 April 2018 08:48 WIB
citraland

Nasional

Tingkatkan Akurasi Informasi, Ini yang Dilakukan BMKG

Redaktur: Ali Rahman

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati (kanan) dan Plt. Gubernur Maluku Utara, Muhammad Natsir Thaib (kiri), saat meluncurkan Pusat Layanan Digital di Ternate, Maluku Utara, Senin (16/4).

INDOPOS.CO.ID – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati secara resmi meluncurkan Pusat Layanan Digital di Ternate, Maluku Utara, Senin (16/4).

Dwikorita mengatakan, Pusat Layanan Digital itu diluncurkan untuk meningkatkan akurasi informasi meteorologi terhadap masyarakat, penerbangan dan maritim. Selain itu, juga merupakan wujud komitmen dalam menjalankan Nawacita Presiden Jokowi, yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

“Ini komitmen kami untuk memandu pembangunan infrastruktur dan transportasi di perbatasan,” ujarnya kepada INDOPOS.

Menurutnya, Ternate merupakan zona strategis di tepi Samudra Pasifik yang berbatasan langsung dengan Filipina. Selain itu, Ternate juga merupakan poros utama penghubung Bitung, Sulawesi Utara, Ternate, Maluku, dan Sorong, Papua Barat.

“Harapannya, ini (Pusat Layanan Digital) dapat menjadi acuan keselamatan masyarakat dari bencana dan memandu pembangunan sosial ekonomi di wilayah Indonesia Timur,” ijarnya.

Dijelaskannya, Maluku Utara memiliki kondisi geografi yang rentan terhadap bencana. Karena wilayahnya terdiri dari 76 persen lautan dan 24 persen daratan. Dari 24 persen daratan itu, hanya 82 pulau yang telah berpenghuni. Sementara 738 pulau lainnya tidak.

Maluku Utara memiliki kondisi geografi yang rentan terhadap gempa bumi dan bencana hidrometeorologi, seperti curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir, longsor, serta badai yang menyebabkan gelombang tinggi disertai hujan petir.

“Di sini, informasi BMKG memiliki peran penting sebagai peringatan dini terhadap terjadinya potensi bencana,” tuturnya.

Plt Gubernur Maluku Utara, Muhammad Natsir Thaib yang juga hadir pada acara itu membenarkan bahwa Maluku Utara itu merupakan wilayah rawan bencana.

“Penduduk Maluku Utara mayoritas nelayan. Tapi mereka masih menggunakan perahu tradisional sehingga sangat rentan menjadi korban bencana hidrometeorologi,” sebutnya.

Dengan adanya pusat layanan digital itu, Nasir berharap dapat menurunkan korban bencana. “Saya optimistis keberadaan pusat layanan digital ini akan mengurangi angka korban akibat bencana,” pungkasnya. (iwk)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bmkg 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi