Selasa, 24 April 2018 07:45 WIB
citraland

Tekno

Aplikasi Inovatif Bantu Orangtua Terapkan Terapi di Rumah

Redaktur: Redjo Prahananda

Spokle Group Pty Ltd resmi meluncurkan aplikasi Spokle AppTM di sebuah hotel di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (14/4). Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID – Aplikasi Spokle AppTM diperuntukkan pada anak berkebutuhan khusus gangguan pendengaran, yang diluncurkan Spokle Group Pty Ltd di Hotel Harris Tebet Jalan Dr. Saharjo, No. 191, Jakarta Selatan, Sabtu (14/4).

Berawal dari kepedulian tinggi terhadap anak berkebutuhan khusus, sebuah perusahaan jasa yang bergerak dibidang kesehatan asal Australia, Spokle Group Pty Ltd itu hadir dengan program baru. Yakni aplikasi untuk anak dengan gangguan pendengaran yang pertama di Asia Pasifik.

Program tersebut diciptakan sebagai bentuk jawaban keresahan para orangtua dengan anak gangguan pendengaran (berkebutuhan khusus), untuk memperoleh dukungan serta bimbingan dari para ahli professional yang sangat terjangkau, nyaman dan tanpa hambatan geografis.

Bersamaan dengan peluncuran program app baru tersebut, Spokle Group Pty Ltd pun sengaja menghadirkan pakar Terapi Wicara dan Bahasa Internasional pada workshop yang akan dilanjutkan hari ini (15/4).

Pada workshop di Jakarta, para peserta akan belajar teknik dan strategi baru secara langsung dari para ahli seperti Andrew Kendrick, seorang terapis dengan sertifikasi internasional LSLS Cert. AVT dan Gia Kuek, SLT, SI-OT tentang cara membantu anak-anak tunarungu mengembangkan kemampuan mendengar dan berbicara dalam lingkungan belajar yang menyenangkan, melibatkan seluruh anggota keluarga. Selain itu, semua program yang diajarkan oleh para ahli dapat ditemukan di aplikasi Spokle.

Workshop itu untuk membantu dan mengarahkan para orangtua dari anak berkebutuhan khusus serta para profesional agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam membantu anak-anak mengembangkan kemampuan berbahasa dan mendengarkan di rumah.

“Kami percaya pasti ada cara yang lebih baik” ujar Pendiri SpokleTM Elisabeth Yunarko yang juga menambahkan, “Indonesia memiliki lebih dari 18.000 pulau, sulit bagi banyak keluarga untuk mengakses perawatan secara rutin, namun teknologi seluler begitu mudah tersedia. Kami pikir mengapa tidak membawa pengetahuan dari para ahli terapi ke dalam keluarga mereka? ,” terangnya. (mar)


TOPIK BERITA TERKAIT: #teknologi 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi