Selasa, 24 April 2018 07:46 WIB
citraland

Nusantara

Beredar Pesan NA Idap Kanker, Pendukung Bilang Itu Hoax

Redaktur:

DEMOKRASI-Empat pasangan Cagub-Cawagub Sulsel serta dua pasangan Cawali dan Cawawali Makassar saat deklarasi kampanye damai di Makassar, (18/2). Foto: Abe Bandoe/Fajar/JPG

INDOPOS.CO.ID - Perhelatan Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) semakin memanas. Tak hanya terkait isu politik, ternyata juga ikut dihangatkan oleh kabar kesehatan salah satu Calon Gubernur (Cagub) Nurdin Abdullah (NA).

Sebuah pesan berantai yang beredar melalui SMS dan media sosial menyebutkan NA menderita sakit kanker di leher. Sehabis beredarnya informasi itu, Juru Bicara (Jubir) NA melaporkan beredarnya SMS itu ke Bawaslu dengan menyebutkan bahwa pesan berantai tersebut sebagai berita bohong.

Menanggapi hal itu, Jubir Nurdin Halid (NH) Helmiati Majid mengatakan, hoax adalah berita palsu. Kalau memang faktanya betul terjadi jangan dibilang hoax. Dan kalau kebalikannya, harus segera diklarifikasi ke publik. ”Pak NA sendiri yang harus klarifikasi, betul atau tidak pesan berantai itu. Karena memang sebelumnya, kami juga sudah sering mendengar berita itu,” ujarnya di Makassar.

Menurut Helmi, kalau sudah diklarifikasi oleh yang bersangkutan langsung, yakni NA, baru publik akan mempercayai atau bisa menilai apakah pesan berantai itu hoax atau fakta. Dan seharusnya, jika memang NA sudah dalam keadaan sakit saat pertama kali mencalonkan diri sebagai Cagub Sulsel, seharusnya NA mengatakan yang sebenarnya, baik kepada timnya maupun penyelenggara Pemilu.

Helmi mengungkapkan, dari kabar yang beredar tersebut, disebut NA menderita penyakit kanker di leher. Dan semua tahu kalau penyakit itu termasuk penyakit yang berbahaya. Bisa dipastikan, penderitanya tidak akan mampu melakukan aktivitas dengan baik.

Jubir Forkom Relawan Pendukung NA, Bachmid Wijaya menegaskan, pesan singkat tersebut merupakan informasi tidak benar yang berniat menjatuhkan NA. ”Perbuatan tersebut tidak etis dan bisa mencederai demokrasi,” tegasnya.

Bachmid menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pos Bantuan Hukum Forkom Relawan Prof Andalan (Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman) untuk melakukan investigasi terhadap kasus tersebut. "Kami akan lakukan langkah-langkah dan upaya hukum, agar ke depannya menjadi pelajaran buat siapa saja sebelum bertindak," ujarnya.  

Pada Januari lalu, NA juga pernah diisukan mengidap penyakit kanker pita suara. Terkait isu tersebut, Bupati Bantaeng dua periode ini menanggapi santai dan meminta pelaku penyebar isu tersebut memohon ampun pada Allah.           

NA juga berharap dalam Pilgub Sulsel mengedepankan kompetisi sehat dan tidak saling menjatuhkan dengan isu yang tidak benar. ”Pilgub Sulsel juga menjadi acuan kesuksesan proses kontestasi demokrasi tanah air,” katanya. (nyn/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilgub-sulsel 

Berita Terkait

IKLAN


1. Ditjen PHU akan Kerjasama dengan Ditjen Bimas Islam Adakan Penyuluh Haji    2. Di Anggap Prospektif, Dirjen Nizar Minta Prodi Manajemen Haji dan Umrah Masuk Fakultas Ekonomi Syariah    3. 2019, Di Targetkan Seluruh Pembimbing Manasik Haji Bersertifikat    4. Hasilkan Pembimbing Haji Profesional, Ditjen PHU MoU dengan IAIN Purwokerto    5. Beri Kuliah Umum, Dirjen Nizar Minta Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    6. 1.096 Jemaah Haji Khusus Masuk Pelunasan Tahap II    7. Layanan Armina Bakal Meningkat    8. Dirjen Nizar: Relokasi Anggaran ke APBN Demi Azaz Keadilan    9. Petugas Haji Bertambah, Pelayanan Optimis Meningkat    10. 2019, Pembimbing Haji Bersertifikasi dan Profesional    11. Temui Direktur Proyek E Hajj Arab Saudi, Tim Pelayanan Haji Bahas Kesiapan Layanan Haji    12. Permudah Pendataan, Ditjen PHU Siapkan Gelang QR untuk Jemaah Haji    13. FK-KBIH Teken Pakta Integritas Manasik Haji    14. Saat Ini di Ditjen PHU Sudah Ada Advokasi Haji    15. Tim harus Jaga Integritas, Komitmen dan Soliditas Tugas    16. Kemenag Merilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Lunas    17. Seleksi Petugas Haji 1439 H/2018 M Dibuka 20 Maret    18. Biaya Haji 2018 Disepakati    19. Pembinaan Haji Inheren Kesehatan    20. Haji Rescue Team terus Berikan Pelayanan Maksimal    21. Asrama Haji Bermetamorfosis Menjadi Hotel Berbintang    22. Sertifikasi Haji, Kemenag Gandeng UIN Suska Riau    23. Rekrutmen Petugas Haji secara Online    24. Kemenag Targetkan Indeks Kepuasan Haji Naik    25. Cek Perkiraan Berangkat Haji Khusus via Online    26. Pedoman Pembatalan Pendaftaran Haji Reguler 2018 Kembali Dibuka    27. Ini Tata Cara Pembatalan Pendaftaran Ibadah Haji    28. Kuota Haji 2018 Sama dengan 2017    29. Diseminasi Advokasi Haji Dimulai di Bogor, Daerah Lain Menyusul    30. Rangkul Muspida, Advokasi Haji akan Lakukan Diseminasi