Senin, 23 Juli 2018 07:38 WIB
BJB JULI V 2

Nusantara

Diduga SYL Bermanuver, Tim NH Tegaskan Semakin Solid

Redaktur:

BERTEMU-Mantan Gubernur Sulsel Syahrul YL bertemu dengan Dirjen Otoda Kemendagri Sony Sumarsono (kiri) di sela-sela acara di Baruga Karaeng Pattingalloang, Makassar (7/4). Foto : Yusran/Fajar/JPG

INDOPOS.CO.ID - Di ajang Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel), Partai Nasdem bersama empat partai lainnya yakni, Partai Golkar, Hanura, PKB, dan PKPI sudah secara resmi mendukung pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

Namun belakangan diduga ada manuver yang dilakukan Syarul Yasin Limpo (SYL) di tubuh Nasdem. Perlu diketahui, akhir Maret lalu, mantan Ketua DPD Golkar Sulsel itu secara mengejutkan meninggalkan Partai Beringin dan bergabung ke Partai NasDem Sulsel.

Beberapa waktu lalu, mantan Gubernur Sulsel itu juga menentukan sikap politik dengan mendukung adik kandungnya, Ichsan Yasin Limpo (IYL) yang berpasangan dengan Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) sebagai Cagub dan Cawagub Sulsel. "Saya akan konsisten mendukung Ichsan Yasin Limpo karena saya lihat mau bekerja seperti saya dan punya kemampuan untuk Rakyat Sulsel, terlepas sebagai adik kandung saya," tegasnya.

Dukungan SYL ini menimbulkan polemik. Pasalnya, Nasdem dari awal mendukung NH-Aziz. Beberapa kalangan menilai manuver SYL untuk menggembosi dukungan terhadap NH agar memberikan jalan mulus kepada adiknya, IYL.

Juru bicara NH, Helmiati Majid mengatakan, benar atau tidaknya manuver yang dilakukan SYL di Nasdem tidak membuat kubu NH dan Partai Golkar khawatir. Selama ini, Golkar maupun tim NH selalu solid di ajang Pilgub Sulsel. ”Jadi, isu itu tidak berpengaruh buat kita (tim NH, Red). Bahkan, kita semakin solid menghadapi Pilgub Sulsel ini,” ujarnya di Makassar.

Menurut Helmiati, pihaknya tidak khawatir sama sekali karena sejak awal Partai Nasdem telah memberikan dukungannya kepada pasangan NH-Aziz. Jadi apabila ada langkah-langkah yang diambil SYL yang tidak sesuai dengan instruksi Nasdem, bisa jadi itu yang dikhawatirkan Nasdem. ”Dari pihak Golkar tidak ada kekhawatiran sama sekali. Yang perlu dikhawatirkan itu malah dari pihak Nasdem,” ujarnya.

Seperti diketahui, lanjut Helmiati, selama 10 tahun YSL memimpin Sulsel, pendukung utamanya adalah Partai Golkar. Partai Golkar tentu memiliki peranan penting dalam kepemimpinan SYL di Sulsel. ”Saat ini, terkait Pilgub Sulsel, kita akan melihat sejauh mana konsistensinya Nasdem dalam memberikan dukungan kepada NH. Dan kami di tim NH percaya penuh kepada Nasdem akan tetap memberikan dukungan kepada NH-Aziz hingga selesainya Pilgub Sulsel, sesuai kesepakatan bersama,” ulasnya.

Helmiati menegaskan, di partai koalisi pendukung NH-Aziz, saling percaya dan komitmen terus ditanamkan agar tingkat kesolidan tetap terjaga. ”Meskipun di politik, terpaaan isu dan lainnya pasti datang untuk menguji,” ucapnya.  

Sebelumnya, Juru Bicara NasDem Sulsel, M. Rajab menilai bahwa partainya tidak pernah surut dalam memberikan dukungan di Pilgub Sulsel. ”Masyarakat tahu bagaimana NasDem beserta kadernya hingga ke daerah bekerja untuk NH-Aziz,” ujar Wakil Ketua DPW NasDem Sulsel Bidang Komunikasi dan Media.

Rajab yang juga Anggota DPRD Sulsel tersebut menambahkan, sejak deklarasi NasDem untuk NH-Aziz di Hotel Clarion, dilanjutkan dengan Deklarasi NH-Aziz di Lapangan Karebosi Makassar semua masyarakat melihat total dukungan yang telah NasDem berikan untuk NH-Aziz. (bri/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilgub-sulsel 

Berita Terkait

IKLAN