Rabu, 17 Oktober 2018 07:39 WIB
pmk

Politik

Survei Median Sebut Masyarakat Ingin Ganti Jokowi

Redaktur: Riznal Faisal

INDOPOS.CO.ID - Direktur Riset Media Survei Nasional (Median) Sudarto mengungkapkan, mayoritas masyarakat menginginkan Presiden RI ke depan bukan lagi Joko Widodo. Itu didasarkan hasil survei yang dilakukan lembaganya pada 24 Maret sampai 6 April 2018.

"Hasil survei yang kami lakukan menunjukkan 46,37 persen ingin ganti tokoh lain, 45,22 persen memimpin kembali dan 8,41 persen tidak menjawab," kata Sudarto dalam konferensi pers betema "Survei Elektabilitas Kandidat : Siapa Layak Jadi Lawan, atau Pasangan Jokowi?" di kawasan, Cikini, Jakarta Pusat. Senin (16/4).

Sudarto menuturkan, yang membuat masyarakat ingin tokoh lain menggantikan Jokowi dalam Pilpres mendatang karena faktor pengelolaan ekonomi.

"Kinerja Jokowi disektor ekonomi belum membaik, terkait harga listrik yang naik, sembako naik, lapangan pekerjaan susah dan lainnya. Walau infrastruktur adalah kebijakan yang bagus, tapi tetap saja masyarakatnya belum merasakan dampaknya," ujar Sudarto.

Dia menyebutkan, melihat hasil survei tersebut, nampaknya pada Pilpres nanti Jokowi dipaksa bekerja keras meraih simpati masyarakat. "Apalagi, kalau head to head lagi, maka akan berat buat Pak Jokowi," ujarnya.

Kalau kinerja Jokowi terkait ekonomi bisa membaik menjelang Pilpres atau 2019, maka bisa saja Jokowi tak terkalahkan di Pilpres tahun depan.

"Sebaliknya kalau tidak membaik walau proyek infrastruktur selesai, tapi ekonomi morat-mari,t maka elektabilitas bisa saja rontok," tutupnya.

Adapun populasi survei dilakukan kepada seluruh warga yang memiliki hak pilih, dengan target sampel 1.200 responden yang menggunakan margin of error sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #survei-median #2019-ganti-presiden 

Berita Terkait

IKLAN