Indobisnis

Jual Teh Kemasan Seharga Rp 72, Ini Alasan BNI

Redaktur: Ali Rahman
Jual Teh Kemasan Seharga Rp 72, Ini Alasan BNI - Indobisnis

Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta (kanan) menyerahkan mock-up tiket kereta api kepada salah satu peserta BNI DigiMudik 2018 sebagai simbolisasi pelepasan di Jakarta, Selasa (12/6). Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Selain memberangkatkan 1.000 pemudik menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir, Jakarta, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk juga menjual beberapa jenis barang dengan harga yang sangat murah.

Di sini, BNI menjual teh kemasan dengan harga Rp 72 per kemasan. Lalu, untuk paket snack, sembako, dan biskuit kaleng seharga Rp 1.946 serta kaos seharga Rp 10 ribu per lembar.

Corporate Secretary BNI, Kiryanto mengatakan, harga yang beragam itu memikiki makna maaing-masing. Untuk teh kemasan disesuaikan dengan usia BNI yang 5 Juni 2018 tepat 72 tahun. Sementara, harga Rp 1.946 merupakan pilihan harga yang angkanya sama dengan tahun didirikannya BNI.

"Kita ajak pemudik untuk mencoba bertransaksi menggunakan aplikasi pembayaran BNI yap! di Pasar Murah Yap! yang khusus dibuka bagi peserta BNI Digimudik 2018 di kawasan Stasiun Gambir," kata Kiryanto kepada INDOPOS, Rabu (13/6).

Kiryanto mengatakan, ini merupakan aplikasi berbasis QR Code Scanning yang dananya dapat bersumber dari Kartu Debit BNI, Kartu Kredit BNI, dan uang elektronik BNI (UnikQu).

Setiap pemudik mulai diperkenalkan dengan BNI yap! pada saat registrasi ulang di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk pemudik bus sejak 8 Juni 2018. Di sini, BNI telah menjalankan literasi produk perbankan termutakhir terhadap ribuan peserta BNI Digimudik 2018.

"Pada mudik kereta kali ini, para pemudik diangkut menggunakan beberapa rangkaian kereta, yaitu Kereta Taksaka dengan tujuan akhir Yogyakarta, Kereta Argo Lawu dengan tujuan akhir Solo, dan Kereta Argo Anggrek dengan tujuan akhir Surabaya," ujarnya.

Pastinya, pengenalan BNI yap! merupakan salah satu wujud penerapan sistem digital pada program mudik gratis bersama BNI tahun ini, terutama digitalisasi transaksi para pemudik di Pasar Murah Yap!.

"Di sini juga diterapkan dalam bentuk pendaftaran calon pemudik yang hanya dapat dilaksanakan secara online. Secara tidak langsung masyarakat kita dorong untuk lebih memahami trknologi," tuturnya. (iwk)

Berita Terkait

Ekonomi / BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 T

Indobisnis / BNI Bantu Peningkatan Ekspor

Ekonomi / Dukung Ekspor, BNI Salurkan Kredit di Hong Kong

Nasional / Achmad Baiquni Usung Obor Asian Games Sejauh 350 Meter


Baca Juga !.