Indobisnis

Data sebagai Sarana Mempercepat Inovasi

Redaktur: Ali Rahman
Data sebagai Sarana Mempercepat Inovasi - Indobisnis

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - PT Bit Teknologi Nusantara, anak perusahaan dari operator pemancar yang terdaftar di Indonesia, PT Solusi Tunas Pratama Tbk, mengumumkan penawaran BIT Super Cloud Infrastructure-as-a-Service (IaaS) dan Cloud Management Platform (CMP) terbarunya. 

Chief Operating Officer (COO) PT. Bit Teknologi Nusantara, Marcus Tanihaha mengatakan, saat ini, dimana perusahaan-perusahaan melihat data sebagai sarana untuk mempercepat inovasi dan meningkatkan mobilitas serta kelincahan. "Para CIO harus mengatasi masalah data akses, biaya, keandalan, dan keamanan untuk perusahaan masing-masing. Diberdayakan oleh Hitachi Vantara, penawaran IaaS dan CMP dari BIT Super Cloud menjadi jawabannya," katanya dalam pesan tertulisnya pada media di Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Managing Director Hitachi Vantara Indonesia, Robert Kayatoe menambahkan, seiring meningkatnya permintaan yang terus menerus untuk ketersediaan data. Dari manapun dan sebagaimana wawasan data terus menawarkan sarana bagi perusahaan. Untuk lebih cepat berinovasi dan mendapatkan keuntungan kompetitif. Cloud telah mengubah cara pandang kita terhadap ketangkasan segala usaha. 

"Hitachi Vantara berkomitmen untuk mengembangkan berbagai alternative dan service terbaik yang mampu menolong pelanggan mentransformasi usaha mereka. Di Indonesia ini dapat meluncurkan dan mengoperasikan cloud kelas enterprise menghadirkan hasil yang diinginkan," sambung dia. 

BIT Super Cloud merupakan platform cloud khusus pertama dan satu-satunya yang diciptakan untuk perusahaan yang ingin memulai cloud computing sendiri. Diberdayakan oleh Hitachi Vantara, BIT Super Cloud menggabungkan berbagai keunggulan dari Hitachi Unified Compute (VSP) dengan cloud computing yang aman, dapat diandalkan dan hemat biaya. Hari ini, BIT juga mengumumkan bahwa Elitery Indonesia (PT. Data Sinergitama Jaya) dan PT. Realta Chakradarma telah menjadi reseller resmi dari penawaran BIT Super Cloud.

Sehubungan dengan laporan "Cloud Infrastructure as a Service (IaaS) Market - Forecasts from 2018 to 2023" dari ResearchandMarkets.com, pasar IaaS diharapkan menyaksikan untuk Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) sebesar 9,7 persen. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa wilayah APAC (Asia Pasifik) akan menyaksikan pertumbuhan pasar regional tercepat berkat peningkatan adopsi solusi dan layanan cloud. Guna mengurangi biaya peralatan dan infrastruktur, didukung  bertambahnya penetrasi internet serta jumlah pengguna perangkat seluler.

Solusi-solusi IaaS menjadi sangat penting karena perusahaan ingin memenuhi permintaan untuk mengamankan, mengelola dan mendukung infrastruktur cloud. (ibl) 

Berita Terkait


Baca Juga !.