Banten Raya

Lolos dari Polisi, BD Narkoba Tewas di Rumah Warga

Redaktur: Syaripudin
Lolos dari Polisi, BD Narkoba Tewas di Rumah Warga - Banten Raya

Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Warga Kampung Pugur, RT 06/02, Desa Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, gempar, Minggu (24/3/2019). Pasalnya, sesosok pria tewas bersimbah darah di kamar tidur rumah seorang warga. Diduga pria yang tewas tersebut, bandar narkotika yang diburu polisi pada dini hari sebelumnya.

Saksi mata yang juga pemilik rumah, Absah mengaku penemuan jasad pria tak dikenal dalam kamar anaknya terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, setelah dia pulang berbelanja dari pasar. Saat dia mengintip kamar  anaknya, ada seorang pria berbaju merah tergeletak di lantai.

Awalnya, Absah mengira pria tersebut anaknya yang baru pulang bekerja. ”Saat saya belanja, rumah tidak saya kunci. Takut anak pulang. Begitu sampai di rumah saya ngintip ke kamar anak ada yang tidur di lantai. Tapi kok seperti bukan anak saya,” katanya saat dijumpai di lokasi kejadian.

Lantas Absah masuk ke kamar sang anak untuk memastikan siapa pria tersebut. Setelah membuka kamar dan menyalakan lampu, dia kaget melihat darah dari kaki dan badan pria tersebut, membanjiri lantai kamar.  ”Pria yang ada di kamar anak saya itu juga tidak bernapas,” cetusnya.

Seketika itu pula Absah melaporkan temuannya kepada pengurus RT setempat. Bersama pngurus lingkungan, sambung Absah, mereka pun langsung melaporkan kejadian  itu ke Mapolsek Pagedangan dan Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah petugas kepolisian pun datang dan mengevakuasi jasad tersebut.

 ”Jenazah itu katanya mau dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Polisinya banyak tapi enam orang pakai baju seragam, sisanya pakaian bebas. Saya dan warga tidak tahu identitas pria yang meninggal di rumah saya itu,” ucapnya. 

Sementara itu, Zakaria warga warga RT 05/02, menyatakan, pria yang tewas di rumah Absah diduga bandar narkoba yang diburu polisi. Pasalnya, Minggu (24/3/2019) sekitar pukul 01.00 WIB, warga mendengarkan suara letusan senjata api sebanyak empat kali.

Dirinya bersama warga yang lain melihat 10 anggota polisi berpakaian preman berkeliling mencari bandar narkotika. ”Yang tewas di rumah Absah itu bandar narkoba yang dicari tadi pagi sama polisi. Kalau tidak salah namanya Bobby Sandi, dia warga sini juga. Saya melihat banyak polisi mondar mandir cari Bobby, ada empat kali suara tembakan,” ungkapnya.

 Zakaria juga mengaku selama pencarian, polisi tak menemukan bandar sabu yang berhasil ditembak saat penangkapan tapi kabur tersebut. Beberapa rumah warga pun sempat disatroni polisi untuk mencari persembunyian Bobby. Namun rupanya pemuda itu tewas di rumah warga berbeda rukun tetangga.

”Pas dicari-cari nihil. Polisi sempat bilang lagi ngejar pengedar narkoba. Karena gak ketemu, akhirnya polisi bubar. Eh, ternyata yang semalem dicari polisi ngumpet di kamar rumah Pak Absah,” paparnya.

Dikonfirmasi, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Kresno Wisnu Putranto mengaku belum mendapat laporan adanya perburuan dan penangkatan terhadap bandar sabu di Kecamatan Pagedagangan. Kata dia kemungkinan besar perburuan itu dilakukan Satnarkoba Polresta Tangerang ataupun Polres Metro Tangerang Kota, atau Polda Metro Jaya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah kepolisian untuk mengecek peristiwa tersebut.

”Dari Polres Tangsel tidak melakukan penangkapan. Belum ada info dari satuan lain. Nanti kami kabari lagi ya,” terangnya. (cok)

 

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Lifestyle / Tersandung Narkoba, Berikut Sisa Hukuman Putra Rhoma Irama

Megapolitan / Uhamka Pecat Mahasiswa Terbukti Konsumsi Narkoba

Megapolitan / Waspadai Narkoba, Uhamka Dirazia


Baca Juga !.