Politik

Karna Brata Sampaikan Kontrak Politik kepada Masyarakat di Dapilnya

Redaktur: Ali Rahman
Karna Brata Sampaikan Kontrak Politik kepada Masyarakat di Dapilnya - Politik

Karna Brata Lesmana bertemu dengan warga Kampung Bahari Kelurahan Tanjung Priok Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

INDOPOS.CO.ID - Memasuki masa kampanye terbuka, calon anggota legislatif dari Partai NasDem Karna Brata Lesmana menyampaikan kontrak politiknya kepada masyarakat yang ada di daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III. Ia mengatakan keinginannya maju sebagai anggota DPR RI karena ingin berbuat baik untuk negeri ini dan masyarakat Indonesia.

“Sekarang usia saya sudah 60 tahun, waktunya saya berbuat kebaikan di negeri ini. Karena itu, saya maju menjadi anggota DPR RI dengan niat yang baik. Saya tidak mau mencari pundi-pundi kekayaan di sana (DPR, ted), menambah kekayaan saya, malah nanti saya bisa repot, bisa-bisa saya dipakaikan baju orange oleh polisi. Jadi mudah-mudahan niat baik saya diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan ibu-ibu serta bapak-bapak yakin pada niat baik saya,” ujar Karna Brata Lesma saat bertemu dengan warga di Koja, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Karna mengatakan, jika ia terpilih sebagai anggota DPR RI semua gaji, fasilitas negara, uang reses, dan apapun yang dirinya terima sebagai anggota DPR RI akan dibuka ke publik. Ditegaskan bahwa dirinya akan menyumbangkan 100 persen penghasilannya tersebut untuk masyarakat.

“Itu janji tertulis saya. Saya tidak mencari uang satu sen pun di sana, saya ingin berbuat kebaikan karena di sana tempat membuat Undang-Undang,” katanya, melalui rilisnya, Selasa (26/3/2019).

Janji politik selanjutnya yakni ia mendirikan rumah aspirasi untuk warga. Karna mengakui bahwa dirinya tidak mungkin bisa bertemu dengan warga setiap hari, karena sebagai anggota Dewan ia akan sibuk. Selain itu, di Dapil III DKI ada sekitar 20 ribu Rukun Tetangga, sehingga tidak mungkin bisa dikunjungi dalam waktu satu tahun.

“Saya nggak mau bohongi masyarakat, saya jawab dengan jujur bahwa kemungkinan saya tidak lagi datang ke sini kalau saya sudah terpilih menjadi anggota DPR RI, karena tidak mungkin dari segi waktu tidak cukup. Tiap hari saya turun 4 tempat maksimum, kalau hari minggu bisa 7 karena tidak macet, kalau hari biasa tidak mungkin. Jadi tiap hari saya turun ke empat tempat, satu tahun ada 365 hari kali empat tempat hanya 1500 titik yang bisa saya kunjungin. Di dapil III ini ada 20 ribu RT, kalau kita anggap 1 RT 1 titik, tidak bisa 20 ribu itu saya datangi. Saya tidak mau berbohong, saya ingin buat kebaikan karena itu janji tertulis saya akan membuat rumah aspirasi rakyat,” katanya. (mdo)

Berita Terkait


Baca Juga !.