Politik

“Jika Ada yang Janggal, Silakan Lapor ke Petugas”

Redaktur: Riznal Faisal
“Jika Ada yang Janggal, Silakan Lapor ke Petugas” - Politik

Mendagri, Tjahjo Kumolo. Foto: Syamsiah Tandjung/INDOPOS

indopos.co.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kini harus kerja keras. Setelah mengirim Tim Pemantauan Pemilu ke seluruh provinsi di Indonesia, kini mereka membuka Posko Monitoring 24 Jam untuk memantau perkembangan situasi daerah terkini, baik sebelum dan setelah pelaksanaan Pemilu 2019.

“Monitoringnya melalui video conference selama 24 jam non stop," kata Mendagri Tjahjo Kumolo setelah memberikan hak pilihnya di TPS 72, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Posko monitoring ini telah berjalan sejak H-2 Pemilu 2019 atau tanggal 15 April dan akan berjalan sampai H+2 Pemilu atau tanggal 19 April. Setiap provinsi di Indonesia diwajibkan untuk melaporkan situasi terkini melalui video conference selama 5 hari berturut turut. 

“Dengan video conference ini, kami berharap daerah dapat melaporkan situasi terkini sebelum, saat dan setelah penyelenggaraan Pemilu 2019. Jangan sampai ada permasalahan di daerah tapi tidak terlapor sampai ke tingkat pusat,” jelas Tjahjo

Dia menyebutkan, menurut hasil monitoring, ada beberapa daerah yang kondisi cuacanya kurang baik, sehingga melalui video conference ini langsung menerima laporan tersebut dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Posko monitoring ini memang sengaja dibentuk untuk mengoptimalkan peran dan fungsi Kemendagri.

 “Sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan di daerah, kami berharap inovasi pantauan Pemilu melalui video konference seperti ini dapat mendukung penyelenggara Pemilu agar berjalan lancar dan damai," ujarnya.

Tjahjo menyampaikan rasa optimisnya kalau Pemilu 2019 akan berjalan lancar. Melihat antusiasme masyarakat luar biasa. “Semua bergembira. Saya yakin Pemilu 2019 ini dapat berjalan lancer,” katanya.

Dia mengakui, dalam perjalanan Pemilu 2019 pasti akan muncul berbagai dinamika dan itu merupakan hal yang wajar. Masyarakat harus bersikap bijaksana menyikapi dan tetap menjaga suasana damai.

Selain itu, Mendagri juga meminta masyarakat bersabar menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).  “Mari kita dukung kerja penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu. Mari kita bersabar sampai hasil hitung resmi oleh KPU diumumkan,” tukas Tjahjo.

Di akhir keterangannya, Tjahjo mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemui kejanggalan saat mencoblos di TPS. “Jika merasa ada yang janggal saat mencoblos, silakan lapor ke petugas di lokasi. Hal ini berguna untuk menjaga situasi kondusif dan Pemilu yang berkualitas,” tutup Tjahjo. (yah)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Wali Kota Tangerang Diminta Jaga Etika Pemerintahan

Nasional / Pemilu 2019 Catat Sejarah Terbesar di Dunia

Nasional / Tahun 2021, PTSP Seluruh Daerah akan Berbasis Elektronik

Headline / Sah, Isdianto jadi Plt Gubernur Kepulauan Riau

Nasional / Satu Pintu, Kemendagri Harus Serahkan Urusan Desa ke Kemendes


Baca Juga !.