Kesra

BPJS Ketenagaerjaan Cover Penuh Anggota Panwaslu Kecelakaan Kerja

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
BPJS Ketenagaerjaan Cover Penuh Anggota Panwaslu Kecelakaan Kerja - Kesra

JAMIN- Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis.FOTO:IST

indopos.co.d - Kabar musibah kecelakaan kerja petugas Pemilu 2019 masih terus bergulir. Kali ini di Jawa Timur, musibah tersebut menimpa seorang anggota Panwaslu Irvan Dyanshah Ramadhani.

Tulang tangan kirinya retak karena kecelakaan saat mempersiapkan Pemilu. Akibatnya dia memerlukan penanganan medis. Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis, menyatakan memastikan Irvan mendapatkan perlindungan dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan atas kecelakaan yang dialami.

”Sudah dikonfirmasi dengan yang bersangkutan bahwa dirinya akan mendapatkan perawatan dan pengobatan yang diperlukan sampai dirinya dinyatakan sembuh oleh dokter, tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun, berapapun biaya yang dibutuhkan,” tegas Ilyas di Jakarta (24/4/2019). Selain jaminan perawatan dan pengobatan, Irvan juga akan diberikan gaji pengganti atau santunan STMB (sementara tidak mampu bekerja) selama masa pemulihan.

Dikatakan, Irvan merupakan salah satu petugas Panwaslu yang terdaftar di Kantor Cabang Pasuruan, Jawa Timur. Ilyas memastikan dirinya akan ditangani sebaik-baiknya oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai benar-benar sembuh tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan lainnya.

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program yaitu JKK, Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Pensiun (JP). Berdasarkan informasi yang diterima, sebanyak 37.343 pekerja didaftarkan dalam program JKK dan JKm di BPJS Ketenagakerjaan yang terdiri dari petugas KPU dan Bawaslu di Kabupaten Demak, serta petugas Bawaslu di Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur.

“Kami menjamin seluruh petugas Panwaslu yang telah terdaftar dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan pelayanan terbaik dari BPJS Ketenagakerjaan. Senada dengan yang diutarakan oleh Presiden RI, mereka merupakan pahlawan demokrasi yang harus benar-benar diperhatikan kesejahteraan dan perlindungannya,” pungkas Ilyas.(dni)

Berita Terkait


Baca Juga !.