Politik

Sinyal PAN Merapat ke Koalisi Indonesia Kerja Menguat

Redaktur: Riznal Faisal
Sinyal PAN Merapat ke Koalisi Indonesia Kerja Menguat - Politik

Bara Hasibuan

indopos.co.id - Sinyal Partai Amanat Nasional (PAN) merapat ke Koalisi Indonesia Kerja kian kuat. Bahkan, calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin pun menyatakan menerimanya secara terbuka.

Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan menyatakan, ada kemungkinan PAN bergabung dengan koalisi pemerintah. Sudah ada komunikasi di internal PAN soal kemungkinan merapat ke pemerintah.

"Pembicaraan sudah mulai ada, kan secara de facto ini kan keberadaan kami di BPN, di koalisi Prabowo-Sandi sudah selesai sebetulnya. Jadi kan sudah mulai ada pembicaraan mengenai langkah berikutnya bagi PAN, apa yang terbaik bagi PAN, positioning kita, dari sekarang sampai lima tahun ke depan bagaimana baiknya," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (11/6/2019).

Menurut Bara, pembahasan posisi PAN akan dilakukan dalam rapat kerja nasional (Rakernas). Kemungkinan partainya bergabung dengan pemerintah sangat besar. "Dan memang kemungkinan untuk bergabung dengan pemerintahan itu memang besar sekali," ungkapnya.

Bara lantas menyinggung sisi historis PAN yang menurutnya selama ini berdiri bersama pemerintah. Secara pribadi, PAN akan lebih baik berkoalisi dengan pemerintah demi bangsa dan negara.

"Jadi memang itu sudah menjadi pola, sudah menjadi tradisi dari PAN untuk berada dalam pemerintahan. Kalau kita memutuskan bahwa memang untuk lima tahun ke depan atau menjawab berbagai tantangan Indonesia ini, apakah itu, banyak kan tantangannya, kemiskinan, intoleransi," ucap Bara.

"PAN memang sebaiknya berada dalam pemerintahan, dipimpin oleh Pak Jokowi, ya itu akan kami lakukan," sambungnya.

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin juga mengatakan, Partai Demokrat dan PAN kemungkinan segera merapat masuk koalisi pemerintahan Jokowi. "Kalau bergabung sih mungkin, kalau soal kabinet sih urusan Pak Jokowi," ucapnya di kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

Meski begitu, Ma'ruf tak bisa memastikan Demokrat dan PAN masuk kedalam kabinet. Urusan kabinet diserahkan sepenuhnya ke Jokowi. "Iya, tapi kalau kabinet urusan Pak Jokowi," kata Ma'ruf.

Saat ditanya perihal kabinet rekonsiliasi dibentuk, Ma'ruf tak bisa menjelaskan secara detail. Sebab, rekonsiliasi usai Pilpres dengan kubu Prabowo-Sandiaga belum terlaksana. "Saya belum diberitahu Pak Jokowi. Seperti apa sih? Rekonsiliasi aja belum, kok kabinetnya," terang Ma'ruf.

Mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu pun menyatakan, rekonsiliasi akan segera terlaksana dalam waktu dekat. "Iya, kan lagi cari waktu," pungkasnya. (aen)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / PAN Terbelah, Demokrat Mantap Keluar Koalisi Prabowo-Sandi

Politik / PAN Akui Kemenangan Jokowi-Ma’ruf

Politik / PAN Bergabung ke Jokowi, Amien Rais: Itu Omong Kosong

Politik / Peta Koalisi Bisa Berubah

Nasional / Diduga Suap DAK Kebumen, Anggota DPR-RI Fraksi PAN Dipanggil

Politik / Kader PAN: Mustahil Indonesia Punah


Baca Juga !.