Senin, 25 Juni 2018 12:48 WIB
bjb idul fitri

Nusantara

Diduga Korupsi, Kepsek SMAN 19 Batam Didemo Siswa

Redaktur: Redjo Prahananda

Suasana SMA 19 Batam usai demo tuntut Kepsek mundur. F- Dalil Harahap/Batam Pos

INDOPOS.CO.ID - Aktifitas belajar mengajar SMAN 19 Batam di Seibinti, Sagulung terhenti, Senin (12/3). Lebih dari 100 siswa kelas 11 melakukan aksi unjuk rasa, menuntut kepala sekolah mereka, Nelly Chandrawati mundur karena diduga korupsi.

“Uang sosial kami tak pernah sampai ke tujuan. Setiap ada siswa dan guru kemalangan atau musibah kami kumpul uang tapi uangnya tak pernah sampai,” ujar Sn seorang siswi di lokasi unjukrasa di depan sekolah.

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Informasi yang didapat Batam Pos (Grup Indopos,red), selama ini siswa SMAN 19 rutin mengumpulkan uang sosial dengan besaran yang tidak ditentukan jika sesama siswa atau guru yang mengalami kemalangan atau musibah. 

Namun belakangan sudah ada empat siswa yang mengalami musibah namun bantuan tersebut tak sampai. Tidak itu saja, aksi demo siswa ini juga terjadi karena ketidak transparanan pihak sekolah terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Dana Bos tak tahu digunakan untuk apa. Begitu juga dengan PIP. Tak ada penjelasan pasti kegunaannya seperti apa. Kami minta kepsek diganti. Ini sudah tidak betul,” ujar para siswa.

Aksi siswa itu ditanggapi Kadisdik Kepri Arifin Nasir yang langsung datang ke lokasi SMAN 19. Sebelum melakukan pertemuan dengan perwakilan siswa dan kepala sekolah, Arifin terlebih dahulu meminta siswa untuk bubar.

“Kalian pulang dulu. Ini biar bapak yang urus,” ujar Arifin Nasir yang disambut tepuk tangan siswa yang berunjuk rasa. (cha/eja)


TOPIK BERITA TERKAIT: #korupsi #pendidikan #demonstrasi 

Berita Terkait

IKLAN