Rabu, 26 September 2018 03:46 WIB
pmk

Jakarta Raya

Anak Kapolrestabes Bandung Jadi Korban Begal Motor, Disabet Celurit di Pinggul Kiri

Redaktur:

GAGAH- Kapolrestabes Bandung, Kombes Hendro Pandowo.

INDOPOS.CO.ID - PENJAHAT dalam beraksi memang tidak pernah pandang bulu siapa korbannya. Kali ini korban kawanan penjahat begal motor menyasar putra dari Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo. Meski gagal merampas motor, korban yang bernama Raynaldi Kusheriadi, 20, menderita luka sabetan celurit pelaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono yang juga teman seangkatan kepolisian Hendro Pandowo menjelaskan, korban mengalami luka sabetan celurit pada pinggul sebelah kiri sehingga harus mendapat 15 jahitan.

Kawanan penjahat tersebut berusaha merampas motor korban pada Minggu dini hari (11/3) sekitar pukul 03.00. Kejadian berlangsung di Jalan Pertanian III Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan, persisnya di depan TK Teratai Ragunan. Saat kejadian, korban dibonceng sepeda motor oleh teman kuliahnya Agiel Akhfaris, 20. Saat itu Agiel mengendarai motor jenis N-Max warna hitan B 4505 SCJ.

Minggu dini hari itu, mereka baru saja pulang  dari kediaman teman mereka yang bernama H.Krisnandar Setiawan. Keduanya hendak pulang ke rumah Reynaldi di Kompolek Polri Pejaten Pasar Minggu Jakarta Selatan. Namun baru beberapa ratus meter mereka meluncur di atas motor, mendadak lima pelaku yang mengendarai dua unit motor memempet motor yang dikendarai Agiel dan Reynaldi.

”Dari keterangan saksi korban diketahui kalau pelaku ada lima orang, dua orang mengendarai motor  Scoopy, dan tiga orang mengendarai motor Supra. Persis di depan TK Teratai Ragunan, motor korban disalip motor Scoopy dan Supra pelaku,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/3).

 Saat disalip motor pelaku, kedua korban masih bisa meloloskan diri dengan cara tancap gas. Korban terus melaju ke arah pertigaan Jalan Pertanian III dan Jalan AUP III. Saat itu motor yang dikendarai korban terus dikejar lima pelaku yang mengendarai dua motor itu.

Setiba di pertigaan Jalan Pertanian III, persisnya di depan Toko Buah Palapa, tiga pelaku yang mengendarai motor Honda Supra berhasil memepet motor korban.  Agiel membelokkan motornya ke kanan menuju Jalan AUP III mengarah ke Jalan Raya Ragunan. Saat itulah pelaku yang duduk diboncengan paling belakang menyabetkan celurit ke arah Reynaldi yang sedang dibonceng. Begitu menyabetkan celuritnya, para pelaku langsung berbelok ke kiri ke Jalan AUP III mengarah ke Jalan Palapa Raya.

”Jadi ketika di pertigaan Jalan Pertanian III itu, ketika korban hendak berbelok ke kanan dan pelaku hendak berbelok ke kiri, saat itulah pelaku menyabetkan senjata tajam ke arah korban Reynaldi sehingga terluka. Dalam kondisi terluka saksi yang mengendarai motor melarikan korban ke RS Siaga Pasar Minggu,” jelas Argo.

 Dalam kondisi berlumuran darah, Reynaldi berhasil tiba di RS Siaga Pasar Minggu. Tim dokter rumah sakit terpaksa harus memberi 15 jahitan kepada Reynaldi untuk menutup lukanya. Selanjutnya, aparat Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya yang mendapat informasi adanya usaha perampasan motor dibarengi penganiayaan langsung menemui korban untuk dimintai keterangan, termasuk mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian.

Sementara itu, ayah Reynaldi, yakni Kombes Pol Hendro Pandowo menjelaskan saat kejadian korban baru saja baru saja selesai mengerjakan tugas kuliah di rumah temannya itu. Hendro juga mengatakan kalau anaknya itu saat kejadian mengenakan jaket kulit tebal sehingga lukanya meski tergolong parah namun bisa diminimalisir. ”Anak saya itu pas kejadian kebetulan memakai jaket kulit tebal. Yang jelas pelakunya diduga lebih dari dua orang,” terang Hendro yang juga mantan Kapolres Jakarta Pusat ini.

Ia pun berharap aparat kepolisian mengusut tuntas peristiwa yang menimpa anaknya itu. ”Saya berharap kasus ini diusut tuntas dan para pelakunya bisa segera tertangkap,” pungkas Hendro yang Akpol angkatan 1991 ini. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #begal-motor #kriminal 

Berita Terkait

Penipu Catut Nama Kepala BKD

Banten Raya

Bocah Lima Tahun Dianiaya Teman Ibunya

Megapolitan

Rico Ceper Kutuk Pengeroyokan Suporter yang Berujung Tewas

Liga Indonesia

Mardani: Usut Tuntas Meninggalnya Suporter Persija

Liga Indonesia

Teror Stroberi Berjarum

Internasional

IKLAN