Senin, 25 Juni 2018 07:15 WIB
bjb idul fitri

Ekonomi

Genjot Ekonomi Perkuat Investasi

Redaktur:

Ilustrasi.

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah terus menggenjot pertumbuhan ekonomi. Itu dilakukan dengan fokus memperkuat investasi, ekspor dan vokasi. Selanjutnya, faktor pendukung lainnya yaitu insentif perpajakan dan penyederhanaan perizinan.

"Tidak faktor utama itu menjadi perhatian utama pemerintah," tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, saat menghadiri   Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal Nasional (KP3MN), di Yogyakarta, Selasa (13/3).

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Sebetulnya bilang Darmin, perekonomian Indonesia tumbuh positif. Di tengah pelambatan ekonomi global, pelemahan harga komoditas, dan kondisi geopolitik belum kondusif periode 2014-2016 lalu, ekonomi tumbuh rata-rata 5,0 persen per tahun. Itu berlanjut pada 2017 dengan pertumbuhan 5,07 persen.

"Secara kualitas pertumbuhan baik. Itu karena diiringi tingkat pengangguran, kemiskinan turun, dan distribusi pendapatan naik," tukas mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu.

Dan, tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mencapai 5,4 persen. Itu sejalan pertumbuhan investasi dan volume perdagangan global meningkat. Tidak disangkal, salah satu tolak ukur daya saing suatu negara adalah ekspor. Untuk menggenjot ekspor, berarti harus menggenjot investasi.

"Hulu ekspor itu investasi. Kuncinya, para pejabat bertanggung jawab untuk membenahi iklim investasi," tambah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

Saat ini pemerintah tengah menyiapkan terobosan dalam penyederhanaan perizinan. Yaitu dengan mempercepat implementasi Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017. Jadi, untuk membenahi iklim investasi, harus melayani investor dengan baik. "Pada era globalisasi dan teknologi ini, harus proaktif mencari investor dengan penyederhanaan proses perizinan," tegas Thomas. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ekonomi 

Berita Terkait

IKLAN