Rabu, 26 September 2018 03:53 WIB
pmk

Wanita

Moms, Ini Dia Tips Mencuci Bahan Sutera

Redaktur:

EDUKASI-Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) menggandeng PT ELS Indonesia Prima menggelar seminar ”Lagoon Advanced Care: The Power of Water to Treat Your Garment” di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pekan lalu. Foto: Dewi Maryani/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Teknik mencuci ternyata beragam. Mencuci busana dengan bahan yang berbeda-beda tidak bisa disamaratakan.

Di sela-sela gegap gempita perayaan Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 di Jakarta Convention Center, President of IFW Poppy Dharsono memberikan berbagai tips cara merawat busana.

Salah satunya tips bagaimana merawat pakaian bermaterial sutera. Baik dari cara mencucinya maupun menyetrika kain tersebut.

"Selama 40 tahun pengalaman saya, biasanya produk-produk pakaian yang terbuat dari bahan sutera selalu ada tulisan label 'dry clean' pasti di bagian bawah ketiak, leher dan lainnya ada noda yang sulit hilang dan selalu tertinggal warna bedak sehingga cepat rusak, bolong," kata Poppy kepada wartawan dalam diskusi Forum Ngobras bersama Electrolux, pekan lalu.

Biasanya, dia mencuci dengan tangan terlebih dahulu. Baru kemudian dikirim ke dry cleaning. "Lama kelamaan saya cuci sendiri menggunakan sabun khusus dan metode yang khusus pula," imbuhnya.

Setelah dicuci dengan tangan, dikeringkan, sebelum disetrika masukkan plastik lalu dimasukkan ke freezer beberapa jam baru kemudian disterika. Maka sutera akan kembali bagus warnanya.

Menurutnya, tidak semua pakaian setelah dipakai harus dicuci. Jika bisa dipakai 2-3 kali akan lebih baik karena mengurangi polusi lingkungan.

"Kami juga kerja sama dengan desainer yang tergabung dengan APPMI untuk mencuci dengan wet cleaning bisa datang ke kantor APPMI," jelas Poppy. Sementara itu, Lagoon Wet Cleaning Specialist atau Asia pacific Electrolux Professional JQ S.E.A Singapore, Kho Tjin Hok menambahkan, cara mencuci busana dengan bahan delicate seperti sutera biasanya dengan tangan, mesin cuci rumah tangga, dan dry cleaning.

Ada dua jenis mesin cuci domestik dan industrial. Untuk domestik waktu pencucian lebih dari 1 jam, tetapi pencucian industrial kurang dari 30 menit dan programnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. "Kami ingin mengedukasi masyarakat Indonesia khususnya desainer tentang manfaat wet cleaning dengan teknologi dan inovasi terbarunya. Indonesia memliki kekayaan dalam ragam fashion yang dimiliki seperti jenis bahan yang beragam dan unik. Keunikan ini harus didukung oleh mesin pencucian yang unik pula dan menjaga kualitas bahan tersebut," tutup Kho Tjin Hok. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #tips 

Berita Terkait

IKLAN