Jumat, 20 Juli 2018 03:23 WIB
BJB JULI V 2

Politik

Pengamat: Prabowo Nyapres, Pendukung Jokowi Senang

Redaktur: Redjo Prahananda

Direktur Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago.

INDOPOS.CO.ID - Keinginan Partai Gerindra yang memaksakan Prabowo menjadi calon presiden, dinilai malah memudahkan Joko Widodo menjadi presiden untuk dua periode.

Pasalnya, menurut Direktur Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, pendukung Presiden Joko Widodo lah yang seolah bersorak sorai menyambut keputusan Partai Gerindra dalam Rakornas beberapa waktu lalu di Hambalang.

“Kita lihat saja siapa yang riang gembira dan bertepuk tangan. Ternyata yang senang adalah ‘geng’ Jokowi bukan koalisinya Prabowo,” kata Pangi dalam keterangannya kepada INDOPOS, Sabtu (14/4).

Pangi menilai ada upaya dari kubu Jokowi agar Pilpres dimenangkan secara mudah, yakni dengan mengajak Prabowo berlaga kembali. Nampaknya skenario ‘geng’ Jokowi akan berhasil.

“Jadi agenda setting geng Jokowi ini kelihatan sekali. Bagaimana caranya agar terulang kembali head to head Jokowi dengan Prabowo. Buktinya Jokowi bisa mengalahkan Prabowo di Pilpres 2014. Dulu Jokowi bukan incumbent saja Prabowo kalah,” jelasnya.

Salah satu indikasinya adalah langkah Luhut Binsar Pandjaitan yang kabarnya meminta Prabowo maju sebagai capres. "Kalau Prabowo maju, maka mungkin ada deal lain atau bonus yang diperoleh Prabowo, ucapnya.

Jika ingin memenangi kontestasi, lanjut Pangi, maka Prabowo harus mengalah dan membiarkan sosok baru. “Seharusnya, Prabowo belajar banyak dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang selalu kalah saat maju sebagai capres. Kemudian Megawati lebih memilih menahan diri dan merelakan PDIP untuk mengusung Jokowi sebagai presiden di Pilpres 2014," tandasnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #capres-2019 #prabowo-subianto 

Berita Terkait

IKLAN