Senin, 23 Juli 2018 07:36 WIB
BJB JULI V 2

Banten Raya

Jalan Puspemkab Tangerang Jadi Tempat Maksiat

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Legislatif Kabupatan Tangerang meminta Dinas Perhubungan (Dishub) bertanggungjawab atas merabaknya pelacuran di sepanjang jalan menuju pusat pemerintahan daerah tersebut.

Hal itu dikarenakan pemasangan dan perbaikan penerangan jalan umum (PJU) tidak pernah dikerjakan instansi ini. Akibat ruas jalan gelap dimanfaat para pekerja seks komersial (PSK) dan waria untuk menjadi tempat mangkal mencari mangsa setiap malam.

Ketua Komisi II, DPRD Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi mengatakan, terkuaknya praktik prostitusi liar di jalan menuju Puspemkab itu terjadi karena banyaknya laporan masyarakat dan pengendara yang melintas. Bahkan, hampir setiap hari keberadaan PSK dan Waria yang mangkal dan menjajakan diri terjadi.

Namun, upaya pemberantasan terhadap penyakit masyarakat ini belum dituntaskan oleh Pemkab Tangerang.“Saya sendiri sudah lihat di sepanjang Jalan Raya Baru menuju Puspemkab banyak sekali PSK dan Waria yang mangkal. Ini karena di sepanjang jalan masih minim penerangan. “ kata Supriadi kepada Indopos, Senin, (16/4)

Harusnya masalah ini jadi tanggungjawab Dishub untuk diselesaikan. Harusnya Pemkab malu dengan menjamurnya praktik prostitusi liar seperti ini,”

Menurutnya, persoalan munculnya praktik prostitusi ini telah muncul pada akhir 2017, lalu. Dimana saat itu DPRD terus mengkritisi kinerja Dishub yang tidak mengntrol penambahan dan perbaikan PJU di jalan utama di Kabupatan Tangerang. Akan tetapi, kritikan wakil rakyat ini tidak ditanggapi hingga akhirnya kawasan tersebut menjadi tempat mangkal PSK dan Waria.

“Sudah muncul tetapi lamban diselesaikan. Harusnya Dishub ini melakukan kontrol di lokasi jalan yang tidak punya PJU. Kalau bicara anggaran, sudah sangat besar namun pelaksanaannya nihil. Ini jadi tamparan bagi Pemkab untuk cepat diselesaikan,” ujar Supriadi.

Dan karena itu pula, lanjut Supriadi, DPRD akan segera memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Tangerang dalam menyelesaikan persoalan penyakit masyarakat. Selain itu mereka juga meminta Dishub Kabupaten Tangerang menunjukan anggaran perbaikan dan pemasangan PJU 2017 yang telah diberikan tidak dipergunakan.

Dan juga memanggil Sekertaris Daerah kota ini untuk menegur atau mengganti orang nomor satu di Dishub.“Kami ingin tau dikemanakan anggaran PJU ini, karena warga komplain terus tentang masalah ini. Tentunya akan kami panggil OPD terkait untuk segera merespon keluhan warga. Yang kami khawatirkan adalah keberadaan PSK dan Waria di jalan itu akan menyebarkan penularan HIV,” ungkapnya.

Dari informasi DPRD Kabupaten Tangerang, ada sejumlah titik jalan yang dijadikan sebagai lokasi mangkalnya PSK dan Waria untuk menjajakan diri kepada para pengendara yang melintas. Mulai dari Jalan Raya Baru Pemerintah Daerah (Pemda), Bunderan Bugel Tigaraksa, Millenium hingga lampu Merah Jalan Raya Serang.

 Kondisi jalan yang gelap itu sangat menguntungkan PSK dan Waria melakukan seks liar di sepanjang jalan yang menuju Puspemkab Tangerang. PSK dan Waria itu bermunculan sejak pukul 22.00 hingga 03.00 setiap hari di titik jalan tersebut.(cok)


TOPIK BERITA TERKAIT: #psk #dishub-tangerang 

Berita Terkait

Tempat Dugem Digerebek, Polisi Temukan...

Nusantara

Pengakuan PSK: Saya Keenakan

Nusantara

IKLAN