Senin, 23 Juli 2018 12:23 WIB
BJB JULI V 2

makanmakan

Yuk Nikmati Serabi Notosuman dari Sebuah Desa di Solo

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - PENAMPILANNYA dibalut daun pisang, dengan aroma santan yang kuat. Ya, ini adalah Serabi Notosuman, makanan khas Solo, Jawa Tengah. Mengikuti gelaran Jakarta Food Festival 2018 yang berlangsung di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading, mengusung tema Kampoeng Tempoe Doeloe (KTD).

Beragam aneka kuliner tumpah ruah disini. Mulai dari makanan berat hingga makanan ringan ada disini, termasuk serabi notosuman. Stagenya sudah ramai pembeli, dengan sigap penjual serabi notosuman langsung menggulungnya dan dimasukan ked alam sebuah wadah yang telah disediakan.

Penamaan Serabi Notosuman itu diambil dari sebuah desa yang tepatnya berada di Solo, Jawa Tengah. Mungkin mempunyai makna khsusus di balik penamaan itu. Alhasil menambah pundi pundi keuntungan dari nama Desa Notosuman itu.

Supervisor serabi notosuman, Lucky Indra Jaya mengungkapkan, bahwa Serabi Notosuman memang rutin mengikuti gelaran Jakarta Food Festival tiap tahunnya. Setiap mengikuti gelaran ini selalu ramai pembeli dan terus setiap tahun pasti meningkat pembelinya.

”Serabi notosuman itu sebenernya nama kampung kalau di Solo itu. Nama jalan asal Notosuman di Solo. Dari Solo ikut acara Jakarta Food Festival,” ujar Supervisor Serabi Notosuman, Lucky Indra Jaya saat berbincang dengan Indopos, di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (12/4).

”Selalu rutin ikutan Jakarta Food Festival ini, pembelinya selalu setia beli serabi notosuman. Lebih banyak tahun ini, Setiap tahun ada peningkatan,” ungkapnya.

Untuk komposisi Serabi Notosuman ini, terdiri dari tepung beras, tepung terigu, santan kental, gula pasir. Ini untuk rasa originalnya. Adapula varian rasa coklat, hanya ditambahkan toping miseseres yang ditaburi menyeluruh di bagian atas serabinya.

”Tepung beras santen, gula, sama garam. (Original) Kita pakai tepung beras diadonin pakai air, nanti dituang ke penggorengan baru santannya dituang ke atas itu yang bikin beda serabi notosuman,” tutur Lucky Indra Jaya.

Meski kini banyak varian rasa dari serabi, tapi menurut Lucky, Serabi Notosuman ini mempertahankan ciri khasnya dengan memprodukasi original dan coklat. ”Ciri khasnya serabi notosuman, ada dua macam, original dan coklat,” jelasnya.

Kota Solo pasti selalu dikaitkan dengan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo. Solo merupakan kampung halamannya, dari sinilah Jokowi begitu disapa mulai dikenal. Menurut Lucky, sewaktu Jokowi menjabat sebagai WaliKota Solo selalu menyempatkan waktu untuk membeli serabi notosuman ini. ”Waktu jadi masih Walikota Solo dulu biasa beli dan msuk ke toko sendiri. Setelah jadi Presiden yang beli ajudannya,” terang Lucky sambil tersenyum. (cr-2)


TOPIK BERITA TERKAIT: #indoposmakanmakan #kuliner 

Berita Terkait

Bikin Nagih dengan Jus Semangka Harris Cafee

makanmakan

Legitnya Pisang Aroma Harris Cafe

makanmakan

Sensasi Sup Buntut Harris Cafe di Tengah Ibukota

makanmakan

Nuansa Merah Putih Tersaji di Moctail Pejuang

makanmakan

Kuliner Nusantara di Hotel Berbintang

makanmakan

Yuk Coba Menu Unik Lamb Chop Tanduri

makanmakan

IKLAN