Senin, 20 Agustus 2018 04:11 WIB
pmk

makanmakan

Kuliner Indonesia akan Miliki Standar Global

Redaktur: Ali Rahman

Hidangan Gangan Laut Kudapan Khas Belitung.

INDOPOS.CO.ID - Tanjung Kelayang, Belitung sudah ditetapkan pemerintah sebagai kawasan ekonomi khusus. Pemerintah pusat memberikan dukungan positif dan kepala daerah pun terus berbenah. Tidak saja Infrastuktur sektor pariwisata Yang terus bergeliat tapi dari segi kuliner nya pun terus mendapatkan promosi. Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam Jumpa Pers The 4th International Day of Yoga Celebration in Indonesia, di Gedung Sapta Peson, Senin (30/4).

“Indonesia akan membuat kuliner itu memiliki standar global. Kita akan kemas seperti Bali, Bandung, Jogja, Solo, Semarang, dan daerah lainnya,” katanya.

Sementara untuk  lainnya akan mengikuti seperti yang dilakukan Belitung yang terus mempromosikan Gangan laut menjadi salah satu kudapan khas Belitung. Makanan ini lajim disajikan tatkala menyambut tamu tamu terhormat oleh orang orang Belitung pada zaman dahulu. Akan tetapi belakangan bisa dinikmati di berbagai restoran yang ada seperti salah satu sajian wajib Hotel Bahamas.

Adalah tangan dingin Herlina (chef hotel) yang piawai meracik kudapan yang terbuat dari bahan dasar kepala ikan “Ketarap” nama lokal di Belitung ikan karang sejenis kerapu berwarna kehijauan.

Untuk membuat Gangan, yang dipakai khusus kepala saja sementara badannya diolah menjadi sosis atau bakso ikan. Karena kepala dianggap memiliki tulang lebih banyak, dan kari tulang akan keluar ketika dimasak yang akan menambah sensasi rasa hidangan Gangan. Untuk bumbu terdiri dari bawang merah, kemiri, lengkuas, cabe rawit, asam Jawa, gula, terasi, garam dan nanas mengkal. Bumbu semua dihaluskan lalu dimasukkan ke dalam air yang sudah mendidih, perlahan ikan ketarap juga dimasukkan sampai mendidih. Setelah hampir matang, nanas yang sudah dipotong ukuran 2 centi meter dimasukkan ke dalam olahan yang sudah hampir matang. Kira kira 15-20 menit ikan di atas api, kudapan Gangan laut siap dihidangkan.

“Kalau tidak ada ikan ketarap atau rempah kuning, kami juga sering menyajikan Gangan ini dengan bahan dasar ikan kue. Karena selain harga bahan dasar Ketarap agak mahal, ikan ini juga mulai sulit didapat oleh nelayan,” ujar Herlina.

Akan tetapi jika pengunjung hotel meminta menu spesial tersebut, pihaknya memastikan untuk menyajikan. Karena menu tersebut menjadi salah satu menu terfavorit yang selalu ada di Hotel Bahamas, untuk memanjakan lidah wisatawan baik yang menginap atau pun yang hanya spesial datang untuk menikmati kuliner yang menjadi khas Belitung tersebut. Sebagai perbandingan, harga ikan Ketarap dari nelayan bisa 100 ribu/kg, sementara ikan kue relatif lebih murah diharga 50-60 ribu per kilogram. (nel)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner-indonesia #kuliner 

Berita Terkait

Salad Cantik dan Sehat ala Incanto

makanmakan

Chicken Confit, Makanan Rumahan yang Dirindukan

makanmakan

Rawon, Makanan Tradisional Tampilan Berkelas

makanmakan

Nikmatnya Tongseng Kambing

makanmakan

Galantin, Hidangan Bistik yang Merakyat

makanmakan

Lumpia Toko Oen, Bertahan Karena Resep Legenda

makanmakan

IKLAN