Rabu, 26 September 2018 03:43 WIB
pmk

Politik

Tingkat Keterpilihan Pasangan Asyik Tertinggi di Pilgub Jabar

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi Jawa Pos

INDOPOS.CO.ID - Pasangan calon gubernur, Sudrajat dan calon wakil gubernur, Akhmad Syaikhu (Asyik) memiliki tingkat keterpilihan paling tinggi 

Hasil datang dari Lembaga Kajian Pemilu Indonesia menggelar survei kepada 2178 responden dengan mengunakan simulasi kartu suara dengan pertanyaan terbuka dan tertutup.

Direktur LKPI, Arifin Nur Cahyono menjelaskan, pertanyaan dalam kuisoner itu menanyakan langsung: “Pasangan Calon Kepala Daerah Jawa Barat Mana yang akan Anda pilih kalau Pilkada digelar hari ini?,” 

“Secara top of mind, mereka menjawab: Sudrajat - Akhmad Syaikhu dipilih sebanyak 26,2 persen responden , lalu pasangan Ridwal Kamil – Uu Ruzhanul Ulum 21,2 persen responden,” ujar Direktur LKPI, Arifin Nur Cahyono di Jakarta, Sabtu (23/6).

Sedangkan, pasangan Deddy Mizwar–Dedi Mulyadi dipilih sebnyak 20,7 persen sedangkan pasangan  Tubagus Hasanuddin – Anton Charliyan  16,2 persen dan belum memilih sebanyak 15,7  persen.

Ketika 2178 respoden diminta memilih salah satu paslon di Pilkada Jabar 2018 dengan mengunakan simulasi Kartu Suara Pilkada Jawa Barat 2018, setelah dilakukan tabulasi hasil survei didapati sebanyak 30.1 persen  memilih pasangan Gubernur dan wakil Gubernur  Sudrajat – Ahmad Syaikhu, kemudian sebanyak 25,2 persen memilih pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi.

Lalu,  sebanyak 22.1 persen memilih pasangan Ridwal Kamil – Uu Ruzhanul Ulum sedangkan yang memilih pasangan Tubagus Hasanuddin – Anton Charliyan 18,2 persen dan yang tidak memilih sebanyak 4,4 persen.

“Ada beberapa poin yang harus dipegang kandidat pasangan calon kepala daerah Jawa Barat, berdasarkan rekam jejak kandidat yang mencalonkan Kepala daerah,” tegasnya.

Dari temuan hasil survei LKPI,  jawaban penilaian 2178 warga Jawa Barat terhadap ke empat pasangan calon kepala daerah Jawa Barat, Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum sebanyak 60,3 persen beranggapan mereka memiliki rekam jejak bersih selama menjadi pejabat negara dan sebanyak 39,7 persen menganggap sebaliknya.

“Sementara Sudrajat – Ahmad Syaikhu 83,2 persen dianggap punya rekam jejak bersih dari korupsi , Tubagus Hasanuddin – Anton Charliya 78,2 persen, Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi 82,3 persen,” dia menjelaskan.

Dari sisi  kompetensi, sebanyak 89,2 persen dari 2178 warga Jabar menyatakan pasangan Sudrajat – Ahmad Syaikhu dianggap memiliki kompetensi, Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi 78,3 persen, Tubagus Hasanuddin – Anton Charliyan 72,1 persen dan Ridwal Kamil – Uu Ruzhanul Ulum 70,2 persen.

Dari sisi ketokohan, 87,2 persen warga Jawa Barat yang diwakili oleh 2178 responden menilai pasangan Asyik memiliki sisi ketokohan, memilikinpengaruh serta berwibawa. Sedangkan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi 84,2 persen, Tubagus Hasanuddin – Anton Charliya 76,2  persen dan Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum 68,3  persen.

Survei dilakukan tanggal   6 -20 Juni - 2018  dengan menggunakan Metode Multistage Random Sampling dengan Margin of Error sebesar -/+ 2.1% dan Tingkat Kepercayaan Survei 95% dengan melibatkan 2.178 responden yang tersebar di 18 kabupaten dan 9 kota di Jawa Barat secara proposional sesuai prosentase DPT di Jawa Barat. (aen)

 
 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilgub-jabar #sudrajat #akhmad-syaikhu 

Berita Terkait

IKLAN