Rabu, 26 September 2018 10:09 WIB
pmk

Politik

Survei LKPS, Paslon ASYIK Pimpin Pilgub Jabar

Redaktur: Redjo Prahananda

Paslon ASYIK. Foto : JawaPos

INDOPOS.CO.ID - Lembaga Kajian Politik Sosial (LKPS) melakukan survei elektabilitas 4 pasangan calon di pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018.

Paslon ASYIK memimpin di Pilgub Jabar LKPS merilis hasil survei Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) memperoleh elektabilitas sebesar 28,81 persen, paslon Hasanuddin-Anton Charliyan (HASANAH) 4,1 persen, paslon Sudrajat-Ahmad Syaikhu (ASYIK) 34,64 persen dan paslon Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi (2DM) 29,77 persen. Sedangkan yang tidak memilih sebesar 2,68 persen.

"Dari hasil survei ini, terlihat posisi elektabilitas paling tinggi ada pada paslon ASYIK," ucap Direktur Eksekutif LKPS Tubagus Alvin kepada INDOPOS di Jakarta, Minggu (24/6).

Menurut dia, terdapat tiga faktor utama membuat paslon ASYIK paling moncer. Faktor pertama  ketegasan. Kata Alvin, paslon ASYIK memiliki ketegasan  memimpin Jabar. Faktor selanjutnya adalah menyoal limpahan suara dari pendukung Prabowo yang banyak di Jawa Barat "Hampir seluruh pendukung Prabowo di Jawa Barat turut mendukung ASYIK," tandasnya.

Faktor ketiga adalah mesin partai PKS yang tidak dapat dipungkiri banyak merauk suara diwilayah Jawa Barat.  Sedangkan pesaing ketatnya 2DM karena tidak terlepas dari perawakan Cagub dan Cawagub yang terkenal santun. Menurut Alvin, masyarakat juga melihat calon gubernur dari paslon ini kerap dikenal oleh masyarakat sebagai sosok  religius.

Kemudian untuk paslon RINDU, Ridwan Kamil dinilai sebagian responden pemilihnya telah mampu membrending Bandung menjadi kota layak huni.  "Namun banyak dari responden menuturkan, pasangan ini dinilai belum  untuk memimpin Jawa Barat. BanyK Pekerjaan Rumah Ridwan Kamil belum selesai di Bandung.”

"Sedangkan, elektabilitas paslon HASANAH, banyak di latar belakangi oleh sikap cawagub (Anton Charliyan),  dinilai masyarakat Jawab cukup arogan sewaktu menjadi Kapolda di Jawa Barat.”

Survei ini berlangsung 12 - 21 Juni 2018 dengan melibatkan 1.128 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive random sampling dengan margin of eror sebesar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (jaa)

 

 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilgub-jabar #pilkada-serentak-2018 

Berita Terkait

IKLAN