Jumat, 20 Juli 2018 12:23 WIB
BJB JULI V 2

makanmakan

Yummy...Golden Tulip Passer Baroe Sajikan Parade Buntut Nikmat

Redaktur:

Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Masyarakat Indonesia tentu sudah sangat dekat akan kuliner dari olahan buntut sapi. Bila bahan dimasak dengan benar, cita rasa yang ditampilkan tentu menggugah selera. Bila ingin menikmati sensasi olahan dari buntut ini, Anda bisa berkunjung ke Hotel Golden Tulip Passer Baroe.

Ya, hotel berbintang empat itu menyediakan menu parade buntut sapi. Mulai dimasak kalio, rawon, lada hitam, hingga rendang. Yang membedakan dari kuliner lainnya, terletak pada tekstur buntut sapi tersebut. Sebab, bahannya diberlakukan dengan istimewa. Baru kemudian dimasak sesuai varian yang ditawarkan.

Executive Chef Golden Tulip Passer Baroe Bonar Sitorus menyebut, untuk pemilihan bahan, mereka menggunakan buntut sapi asal Australia. Negeri Kanguru sendiri dikenal sebagai kawasan yang meproduksi sapi dengan berkualitas tinggi. Sementara bila menggunakan sapi lokal dikatakan, dagingnya lebih alot dan struktur ukuran sendiri jauh lebih kecil. Sehingga dinilai kurang menggoda selera bila disajikan.

"Sebelumnya buntut sapi diblanc, tujuannya agar bau sapi hilang. Kami didihkan air, kemudian bahan yang sudah bersih direndam selama dua menit pada air yang mendidih tersebut. Setelah itu, proses perebusan, dengan menggunakan api sedang selama empat jam. bersama rempat-rempah seperti bawang merputih, tomat, daun bawang, cabe, wortel, tomat, kayu manis, dan pala," paparnya.

Setelah empat jam, dan buntut empuk, bahan pun diangkat dan siap dimasak dengan berbagai varian. Sementara air pasca perebusan dijadikan sup oleh Bonar sapaan akrab Bonar Sitorus. Diklaim, kandungan kaldu yang kental membuat rasanya jauh lebih gurih di lidah. Sup sendiri disajikan sebagai teman dari menu parade buntut di hotel yang terletak di kawasan Jakarta Pusat tersebut.

"Untuk memasak rawon kami menggunakan bahan standar sama seperti holet lainnya. Seperti sereh, daun salam, daun jeruk, ketumbar, merica, bawang merah-putih, kemiri, jahe, kunyit, dan kluwek. Proses masaknya hanya 20-30 menit. Untuk penyajiannya kami sediakan tauge, telur asin dan kerupuk emping," bebernya.

Untuk menyajian rawon, mula-mula air didihkan bersama kluwek agar warna air menjadi hitam. Dilanjutkan dengan memasukan buntut sapi. Sementara bumbu ditumis hingga wangi dan dicampur dengan air didihan tersebut. Kemudian ditambahkan gula dan garam sesuai selera. Rawon hangat pun siap disajikan.

Sementara untuk masak buntu sapi kalio, lanjut Bonar, bahan yang disediakan meliputi, jinten, kunyit, ketumbar, bawang merah-putih, ketumbar, perasan santan, serai, daun salam, dan daun jeruk. Bumbu halus mulanya ditumis, kemudian masukan serai daun jeruk dan daun salam. Setelah harum, buntut sapi pun dimasukan dan diaduk hingga berubah warna. "Selanjutnya tambahkan santan," terangnya.

Untuk buntut sapi rendang, bahan yang diperlukan adalah, daun kunyit, daun jeruk, kayu manis, sereh, memarkan, pala, santan, cabai, bawang merah-putih, jahe, lengkuas, dan ketumbar. Pertama-tama, tumis bumbu masukan daun kunyit, daun jeruk, cabai, kayu manis, dan sereh, tumis hingga harum.

"Masukkan buntut sapi, lalu masak hingga buntut berubah warna. Tambahkan santan, bersama pala bubuk, merica bubuk, garam, dan gula pasir. Masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap. Setelah bumbu kental, angkat hidangan dan buntut sapi rendang pun siap disajikan," tuturnya.

Sementara untuk membuat buntut sapi lada hitam. Bahan yang disediakan adalah kecap manis, bawang merah-putih, lada hitam, daun bawang, dan perasan jeruk nipis. Kemudian, bumbu ditumis bersamaan dengan buntut sapi. Selanjutnya diberi kecap, garam, lada hitam, dan perasan jeruk nipis. Setelah lima menit sajian pun siap dihidangkan.

"Tiap bulan varian menu yang kami sajikan berubah-ubah. Parade buntut ini sedang ada promo dan akan ada hingga akhir Juli mendatang. Untuk harga satu porsi menu varian dari olahan buntut sapi ini kami tawarkan seharga Rp 85 ribu. Kami yakin Anda yang dapatang akan menikmatinya," pungkas Bonar. (asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

Bikin Nagih dengan Jus Semangka Harris Cafee

makanmakan

Bikin Nagih dengan Jus Semangka Harris Cafee

makanmakan

Legitnya Pisang Aroma Harris Cafe

makanmakan

Legitnya Pisang Aroma Harris Cafe

makanmakan

Sensasi Sup Buntut Harris Cafe di Tengah Ibukota

makanmakan

Sensasi Sup Buntut Harris Cafe di Tengah Ibukota

makanmakan

IKLAN