X CLOSE Laporan Kinerja DKPP
Rabu, 19 Desember 2018 12:33 WIB

makanmakan

Sensasi Kuliner Negeri Sakura

Redaktur:

Kuro Salted Egg Omurice. Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bagi pencinta kuliner, menu makanan Jepang mungkin sudah tak asing lagi. Menu makanan khas negeri sakura ini sudah menjadi makanan kedua. Tak salah, untuk mendapatkan menu makanan tersebut sangat muda.

Beragam restoran bertaburan di Jakarta. Nah jika ingin mendapatkan sensasi yang berbeda House of Omurice  bisa menjadi pilihan.

Berlokasi di Mall Kota Kasablanka, suasana tampilan dengan nuansa dan sajian yang berbeda dipastikan mengundang selera. Apalagi restaurant ini memiliki pilihan macam menu dari mulai appetizer, main course, dan dessert.

Untuk hidangan apperizer, House of Omurice menawarkan aneka sajian seperti wagyu salad, chicken karage salad, mushroom salad, salmon belly salad, salmon head soup, salmon tataki.

Yang terakhir merupakan modifikasi makanan yang disajikan dengan kerang yang diberi keju leleh. Dan ini hanya ada di House of Omurice. Kemudian hidangan main course, restaurant ini menawarkan aneka sajian seperti lava supreme omurice, tomato supreme omurice, sukiyaki omurice, creamy salmon omurice, tory karaage mushroom, steak donburi, premium wagyutan donburi, masih banyak lain yang tersedia, dan untuk menu dessert, restaurant ini menyajikan hidangan matcha ogura parfait, choco brownies parfait, ice taro pudding with orange, ice matcha pudding with lychee.

Tidak hanya itu saja, tempat ini menyajikan berbagai macam minuman dan pasta Kata omurice sendiri artinya nasi telur jepang yang terkenal dijepang, dimana orang jepang suka memakan nasi dan telur setengah matang.

Dengan suasana restaurant yang nyaman, enak dipandang, bersih, dan membuat betah siapa saja yang berkunjung ke tempat ini. Dipertegas dengan dekorasi ruang bergaya Indonesian Jepang.

Nah ada tiga menu andalan di restoran tersebut dintaranya Gyukin Omurice, Kuro Salted Egg Omurice dan Seafood Yakimeshi. Sajian bahan dasar telur hampir selalu dapat ditemukan saat menyantap kuliner asal jepang.

Di dalamnya ada menu omurice yang merupakan nasi putih yang digoreng bersama saus tomat dan dibungkus telur goreng omlete.

”Sekarang lagi zamannya makanan dengan bahan telur, sebenarnya telur lebih banyak dikombinasikan dengan cumi, tapi disini kami campur dengan berbagai macam bahan selain seafood, ” ungkap Vanessa pemilik restoran kepada INDOPOS.

Makanan ini memiliki asal kata gyu yang berarti daging sapi dan kin yang berarti emasm sehingga arti keseluruhan daging emas, menjadi salah satu menu andalan di House of Omurice.

Gyukin omurice menjadi istimewa karena dapat merasakan omurice khas jepang dengan perpaduan premium quality wagyu beef yang diproses sendiri oleh pengunjung dengan tingkat kematangan yang sesuai selera.

Proses pengolahan daging steak wagyu ini terlebih dahulu digoreng selama 60 detik untuk mendapatkan cruncy diluar tapi mentah didalam, sehingga ketika dihidangkan pengujung bisa membakar di wadah pembakaran yang sudah disedikan untuk mematangkan daging tersebut.

Disajikan dengan nasi goreng yang di masak dengan bawang putih kemudian nasi tersebut ditutup dengan telur, dan beberapa saus yaitu ada teriyaki yang dominasi manis, tomatare yang berbahan dasar wijen yang dilembutkan, dan tonkatsu yang bercita rasa asin gurih.

Sehingga ketika dihidangkan makanan ini menjadi satu kombinasi yang bercitarasa, gurih dari nasi dan telur dan dipadupadankan dengan daging wagyu yang sudah dimatangkan kemudian siraman dari berbagai macam saus menjadi kenikmatan yang sempurna antara makanan Indonesia dan Jepang.

Kuro Salted Egg Omurice Mungkin tidak asing ditelinga dengan nama salted egg, bisa dengan mudahnya ditemukan di berbagai jenis hidangan.

Salted egg menjadi dominasi dimakanan ini, rasanya tidak terlalu asin karea yang digunakan hanya kuningnya saja. Nasinya cukup unik, mungkin sebagian orang mengira hitam dari si nasi ini dari bahan tinta cumi, tapi ternyata tidak. Nasi disini menggunakan arang hitam, kenapa mereka menggunakan arang hitam, padahal bisa saja menggunakan tinta cumi tersebut.

“Kami mengkhawatirkan tinta cumi tersebut menimbulkan aroma amis, sehingga kami tidak menggunakan tinta cumi dan kami ganti menggunakan arang hitam yang aman untuk dikonsumsi,”katanya.

proses pengolahan nasi tersebut dimasak seperti nasi goreng pada umumnya, hanya menggunakan bahan dari bawang putih yang kemudian ditambahkan arang hitam. ”Jangan khawatir arang hitam yang digunakan aman dan baik untuk kesehatan dan arang hitam tersebut berbentuk bubuk yang kemudian dilarutkan kedalam air dan dicampur kedalam nasi tersebut,” katanya.

Untuk salted egg disini menjadi saus pada omuricenya tersebut. Nasi hitam yang ditutup dengan telur kemudian disiram dengan saus salted egg yang masih mencair dan disajikan dengan beberapa potongan cumi goreng, menjadi rasa yang gurih, asin, manis.

Seafood Yakimeshi Yakimeshi yang artinya nasi goreng yang dimasak dengan bawang putih dengan sajian bergaya Jepang dengan tambahan seafood ini dihidangkan dihotpot memberi kesan yang berbeda.

“Nasi goreng pada umumnya kan disajikan dipiring, nah disini kami membuat berbeda dengan menggunakan hotpot itu sendiri” ungkap Vanessa.

Sekilas hampir sama dengan bibimbap makanan korea, hanya yang membedakan bibimbap nasi yang dicampur dengan macam-macam sayuran sedangkan seafood yakimeshi menggunakan nasi goreng yang ditambahkan dengan potongan seafood mulai dari cumi, udang dan stic crab ditambahkan dengan telur setengah matang dan saus amiyaki yang terbuat dari soyu, garlic, jahe, dan honey. Makanan ini lebih dominasi Jepang karena ada saus amiyaki tersebut, rasa dari makanan ini ketika dicampur rata memberikan rasa hangat dan manis. (cr3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

Kuliner Jadi Salah Satu Pemikat Wisatawan

wisata

Wisata Baru Gading Serpong

Ekonomi

Icip-Icip Citarasa Asia

Jakarta Raya

IKLAN