Senin, 23 Juli 2018 12:51 WIB
BJB JULI V 2

Politik

Elektabilitas Jokowi Menguat Pasca Pilkada, #2019GantiPresiden Makin Populer

Redaktur: Ali Rahman

Jumpa pers temuan survei LSI Denny JA, Selasa (10/7). Foto: Jaa Rizka Pradana/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis temuan survei terbarunya mengenai elektabilitas capres-cawapres usai perhelatan Pilkada 2018.

Hasilnya, elektabilitas Jokowi makin menguat dengan raihan 49,3 persen. Angka ini naik 3,3 persen dari sebelum gelaran pilkada sebesar 46 persen. Sedangkan elektabilitas lawannya sebesar 45,2 persen dan sisanya 5,5 persen memilih belum memutuskan.

"Meski Pak Jokowi teratas, tapi ada tiga catatan penting yaitu mengenai loyalitas pemilih Pak Jokowi, pemilih lawannya serta kampanye #2019gantipresiden makin populer," ucap Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam jumpa persnya di Rawamangun Jakarta, Selasa (10/7).

Adjie menjabarkan, dari 49,3 persen pemilih Jokowi, pemilih loyalnya masih berada dibawah 40 persen atau tepatnya 32 persen. Sementara pemilih abu-abu Jokowi berada di angka 17,3 persen.

Di lain sisi, dikatakan Adjie, pemilih anti Jokowi, dari 45,2 persen pemilihnya, sebesar 30,5 persen merupakan pemilih yang dikategorikan loyal. Sisanya, 14,7 persen masih dikategorikan abu-abu.

"Catatan ketiga, #2019gantipresiden semakin dikenal, dari dikenal sebesar 50,8 persen sebelum Pilkada atau bulan Mei, kini paska pilkada menjadi dikenal 60,5 persen," paparnya.

Selain itu, dari hasil survei menunjukan dari masyarakat yang tahu kampanye tersebut, sebesar 54,4 persen mengaku menerima atau menyukainya.

Survei ini dilakukan pada 28 Juni-5 Juli 2018 terhadap 1.200 responden. Metode yang digunakan multistage random sampling dilengkapi dengan FGD atau focus group discussion dan analisis media serta in depth interview. Margin of error survei tersebut +/- 2,9 persen. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #lsi-denny-ja #presiden-joko-widodo 

Berita Terkait

IKLAN