Rabu, 26 September 2018 03:44 WIB
pmk

Jakarta Raya

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Bersama Kejari dan Disnaker

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Jakarta Mampang bersama dengan Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berkolaborasi memberikan Sosialisasi Manfaat Program dan Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenagakerjaan kepada kurang lebih 150 PIC Perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang. Pada kegiatan tersebut juga disampaikan betapa pentingnya Tertib Administrasi Pelaporan dan Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan serta kepatuhan perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada  Kamis, 12 Juli 2018 bertempat di Ruang Pertemuan Rumah Makan Raden Bahari Jakarta Selatan yang turut dihadiri oleh Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Jakarta Selatan,  Sudrajad, SE, MM dan Kasidatun Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan  Tri Sutrisno, SH sekaligus bertindak sebagai nara sumber.

Tonny Tanamal, selaku Kepala Kantor Cabang Jakarta Mampang  mengatakan, ”Selain untuk merefresh kembali pengetahuan perihal program BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan-perusahaan yang menjadi pesarta sosialisasi ini diundang karena belum terdaftar penuh program BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dengan adanya kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Sudinaker Jakarta Selatan dan Kejari Jakarta Selatan selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) ini, perusahaan yang belum daftar kepersertaan penuh program BPJS Ketenagakerjaan akan segera mendaftar”

Sosialisasi bersama ini diawali dengan paparan program-program BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Pensiun (JP). Ditegaskan kembali tujuan dari program-program BPJS Ketenagakerjaan adalah melindungi pekerja dan keluarganya dari resiko-resiko sosial ekonomi yang mungkin dialami oleh tenaga kerja. Kemudian sosialisasi dilanjutkan dengan materi yang disampaikan Kasie Datun Kejari Jakarta Selatan dan Kepala Sudinakertrans Jakarta Selatan perihal kewajiban-kewajiban pemberi kerja terhadap pekerjanya.

Memberikan perlindungan jaminan sosial pada tenaga kerja merupakan hal yang wajib bagi pemilik perusahaan. Perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan dapat dikenai sanksi administratif, yakni teguran tertulis, denda, dan tidak mendapat pelayanan publik tertentu. Sanksi tidak mendapat pelayanan publik tertentu itu meliputi perizinan terkait usaha, izin yang diperlukan dalam mengikuti tender proyek, izin memperkerjakan tenaga kerja asing, izin perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh, bahkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Selain itu, pemilik perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan bisa dikenai sanksi pidana.

Tenaga kerja yang terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang per Juni 2018 adalah sebanyak 176.675 dari sektor Penerima Upah dengan jumlah perusahaan yang terdaftar sebanyak 7.909 perusahaan. Sedangkan dari sektor Bukan Penerima Upah tenaga kerja yang terlindungi adalah sebanyak 19.000 tenaga kerja. Untuk pembayaran kasus jaminan sepanjang Januari hingga Juni 2018, Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang mencapai Rp 114.901.690.490,00 dengan total 7.410 klaim. Dengan perincian, untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) mencapai Rp  114.901.690.490 dengan total sebanyak 7.410  klaim JHT. Untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) mencapai Rp 2.149.514.474,00 dengan total  sebanyak 85 klaim JKK. Program Jaminan Kematian (JKM) mencapai Rp 696.000.000 dengan total sebanyak 27 klaim JKM serta Jaminan Pensiun (JP) mencapai Rp 95.483.394 dengan total 128 klaim. (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan 

Berita Terkait

Wow, RT/RW juga Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Nasional

Penyandang Disabilitas Cairkan JHT dengan Mudah

Jakarta Raya

Sadarkan Generasi Millenial Pentingnya Perlindungan Dasar

Jakarta Raya

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dapat Diskon Rawat Inap

Jakarta Raya

Pastikan Perlindungan Pekerja Konstruksi

Jakarta Raya

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Investor Serbu Pasar Modal

Nasional

IKLAN