Jumat, 20 Juli 2018 12:32 WIB
BJB JULI V 2

News in Depth

OJK Tetap Hanya Akui Rupiah

Redaktur:

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Nasib uang digital atau cryptocurrency, seperti bitcoin, ethereum, masih sulit diterima di Indonesia. Pasalnya, BI dan juga OJK masih belum merestui. Padahal, Bappebti sudah memberi lampu hijau. Yakni sebagai salah satu komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka.

Di mana, detik ini OJK belum berkomunikasi dengan Bappebti mengenai investasi berbasis cryptocurrency atau uang digital. Secara peraturan, pelaku industri keuangan tidak boleh melakukan transaksi berkaitan dengan mata uang kripto. ”Tidak boleh. Apalagi perdagangan komoditi. Jadi, tidak boleh memperdagangkan komoditi karena komoditi bukan produk jasa keuangan,” tutur Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, kepada INDOPOS.

Di sisi lain, OJK juga belum berbicara dengan Bappebti mengenai investasi berbasis uang digital. Produk komoditi apapun tidak diperbolehkan diperjualbelikan lembaga jasa keuangan di bawah pengawasan OJK. ”Termasuk Bitcoin kalau itu dianggap komoditi bukan produk yang dapat ditransaksikan lembaga, dan pasar keuangan disupervisi OJK,” imbuh Wimboh.

Ia mempertegas, dalam konteks industri keuangan, lembaga keuangan tidak boleh memperdagangkan uang kripto. Sebab itu bukan produk industri keuangan. ”Jadi, itu tidak bisa ditransaksikan,” tegasnya.

Untuk diketahui, komoditas mata uang kripto di Indonesia saat ini mulai diminati. Jual-beli mata uang kripto kebanyakan dilakukan untuk investasi. Itu karena harganya sangat fluktuatif. Namun, minimnya tempat penukaran uang virtual membuat perkembangan industri itu terhambat. Hanya orang yang benar-benar kelebihan duit mengoleksi uang virtual. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #karpet-merah-cryptocurrency 

Berita Terkait

Tanpa Regulasi, Pasar Digital Aset Luar Biasa

News in Depth

Tanpa Underlying Aset, Uang Digital Rawan

News in Depth

BI Tolak Uang Virtual

News in Depth

Pelaku Usaha Respon Positif

News in Depth

Karpet Merah Cryptocurrency

News in Depth

IKLAN