Selasa, 16 Oktober 2018 11:11 WIB
pmk

Headline

Tinggalkan Demokrat, Prabowo Gandeng Sandi

Redaktur:

DEKLARASI - Prabowo mendeklarasikan pasangan calon presiden dan wakil presiden di Jakarta, Kamis (9/8). CHARLIE/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Drama koalisi parpol oposisi berakhir dramatis. Partai Demokrat akhirnya menarik diri dari koalisi, karena tiga partai lainnya mengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Hanya tiga parpol pengusung, yakni PKS, PAN dan Gerindra.

“Terima kasih PKS dan PAN yang rela, bersedia tidak mengusung calonnya, namun mengusung saya dan Sandiaga Uno untuk maju dalam pencalonan pilpres 2019 mendatang,” kata Prabowo, saat mengumumkan pencalonan dirinya, di halaman rumah Jln Kertanegara, Kamis (9/8) malam. 

Sebelumnya, politisi Demokrat Andi Arief kembali berkicai di akun Twitternya. Ia mengatakan, sikap Partai Demokrat sampai pk 22.30 malam ini adalah menolak pencawapresan Sandi Uno karena melanggar etik koalisi berasal dari Partai Gerindra, sama dengan Capres Prabowo dan belum menerima alasan Prabowo tidak menunjuk AHY karena PAN dan PKS menolak.

Dikatakan, sikap Partai Demokrat menolak Sandi Uno bukan melanggar etika Capres, yang punya hak menentukan Cawapres. Sikap Demokrat adalah sesuai dengan azas keadilan dimana Prabowo mengentertain penolakan PAN dan PKS terhadap kader Demokrat AHY.

“Partai Demokrat membuka 2 opsi: pertama, kembali ke komitmen/janji Prabowo yg meminta AHY cawapres karena elektabilitas tertinggi di semua lembaga survey. Kedua,cari figur alternatif utk dibicarakan bersama dengan pertimbangkan kemungminan mengalahkan Jokowi - Ma'ruf Amien,” kata Andi arief.

Terbukti, saat pengumuman, Demokrat tidak hadir. Prabowo pun menegaskan, hanya tiga partai yang mengusung dirinya bersama Sandiaga Uno.  Menurut rencana, pasangan Prabowo-Sandiaga akan mendaftar ke KPU Jumat (10/8) hari ini.(dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #prabowo-subianto #partai-demokrat #pilpres-2019 

Berita Terkait

Forum RT/RW Netral di Pileg dan Pilpres

Nasional

Cak Imin: Konten Jokowi Unggul Jauh

Jakarta Raya

Penanganan Masalah Ekonomi Belum Memuaskan

Jakarta Raya

Gerindra: Hati Ical di Prabowo-Sandiaga

Nasional

Sandiaga Puji Ma’ruf Amin

Politik

Sandiaga: Takdir Saya untuk Bekerja Lebih keras

Politik

IKLAN