Sabtu, 20 Oktober 2018 06:43 WIB
pmk

Nasional

Mahasiswa Masih Tahap Memantau Rezim Jokowi

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID -  Pengamat politik Andrianto menilai meski dolar sudah menembus angka Rp 15.000,  namun hal itu dinilai belum menggerakan mahasiswa untuk melakukan aksi turun ke jalan.

Kenapa begitu? dirinya menerangkan bahwa saat ini mahasiswa masih dalam tahap memantau dan masih menilai bahwa melemahnya rupiah belum mengkhawatirkan.

 "Saya rasa lunglainya rupiah ini belum terasakan karena memang situasi dan kondisi sudah sulit di rezim Jokowi. Sehingga penyikapannya belum tahap kritis," ucapnya kepada INDOPOS di Jakarta,  Jumat (7/9/2018).

Namun, lanjut Presidium Persatuan Pergerakan ini,  bila merosotnya rupiah ini tidak dijaga hingga menembus Rp 16.000 dan harga BBM ikut berimbas naik serta  harga sembako naik signifikan,  dirinya meyakini negeri ini ajan bergejolak.

"Kita tinggal menghitung waktu ketika rupiah makin longsor hingga tahap 16.000,  harga lainnya ikut terkerek naik,  akan menjadi kehancuran rezim," tandasnya. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #jokowi 

Berita Terkait

Jokowi, Presiden Sukses atau Gagal?

Opini

Jokowi Ingatkan Ancaman Perbedaan

Nasional

Putuskan Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

Politik

IKLAN