Nusantara

Duh, Oknum PNS Ini Embat HP

Redaktur:
Duh, Oknum PNS Ini Embat HP - Nusantara

Tersangka perempuan merupakan PNS di salah satu Dinas Provinsi Jawa Barat. YULLI S YULIANTI/JABAR EKSPRES SPRES SPRES/jpg

INDOPOS.CO.ID – Sepekan ini, Jajaran Polres Bandung berhasil membekuk empat tersangka pencurian dan kekerasan (curas). Mereka berinisial A, R, A, dan seorang perempuan WD. Keempat pelaku itu melakukan aksinya di Jalan Raya Kawah Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Sabtu (8/9) lalu.

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengungkapkan, awal mula kejadian, keempat tersangka melakukan perampasan telephone seluler dua orang pasangan yang tengah isitirahat di pinggir jalan.”Saat itu, ada dua pasangan muda-muda sedang parkir di pinggir jalan, lalu didekati mobil yang berisi empat orang, satu di antaranya wanita. Mereka merampas hp yang dari dua pasangan itu, salah satu dari mereka menggunakan korek yang menyerupai senjata api,” kata Indra saat memberikan keterangannya di Mapolres Bandung, kemarin (12/9).

Indra menjelaskan, tersangka perempuan bertugas mengambil kunci motor korban. Namun, saat itu terjadi perlawanan, sehingga terdengar warga, mereka akhirnya melarikan diri membawa handphone korban ke arah Garut.

”Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ibun. Polsek Ibun lalu berkordinsi dengan Polsek di Garut untuk melakukan penyekatan, karena lokasi kejadian berada di wilayah perbatasan," jelasnya.

Keempat tersangka akhirnya ditangkap Polsek Samarang, Kabupaten Garut. Saat ini, para tersangka diamankan di Mapolres Bandung. Dikatakan Indra, berdasarkan pengakuan para tersangka, seorang tersangka perempuan merupakan PNS di salah satu Dinas Provinsi Jawa Barat.

”Tersangka berinisial WD adalah salah satu oknum PNS. Kami masih kordinasi dengan pimpinannya. Rencananya besok penyidik akan kesana untuk mengetahui dengan jelas tentang status WD, apakah PNS aktif atau bukan," terangnya.

Indra menjelaskan, hingga saat ini Polres Bandung masih mendalami motif para tersangka melakukan tindak pidana curas. ”Kita dalami motifnya, karena kalau lihat dari kendaraannya, mereka menggunakan roda empat, mungkin dari kalangan berada. Kita dalami, apakah motif ekonomi atau bukan," katanya.

Selain keempat tersangka, lanjut Indra, petugas juga mengamankan Empat tersangka lainnya yang melakukan tindakan curas di sejumlah wilayah, yakni wilayah hukum Kecamatan Arjasari, Kecamatan Cicalengka dan Kecamatan Baleendah.

Selain mengamankan delapan tersangka, ungkapnya, petugas juga mengamankan barang bukti yaitu 10 unit motor, 1 mobil, 5 kunci T, satu kapal, pisau lipat dan satu replika senjata api (korek gas). "Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya. (yul/ign/jpg)

TAGS

Berita Terkait

Banten Raya / Bawa Lari Istri Orang, Guru SMA Dipecat

Daerah / Sita 11 Kontainer Kayu Ilegal

Megapolitan / Mabes Turun Tangan, Penyidik Pembunuhan Diganti

Megapolitan / Aniaya Korban, Kawanan Begal Sadis Dibekuk

Banten Raya / Polisi Cek Psikologis Perusak Motor


Baca Juga !.